Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Ada Kelompok Tertentu yang Sengaja Mendiskritkan Muhammadiyah


Menanggapi cuitan tersebut, Ketua STIEAD Dr. Mukhaer Pakkana yang juga merupakan salah satu tokoh Muhammadiyah mengatakan ada dua hal yang penting berkaitan tuduhan tersebut.
“Pertama, ada kelompok tertentu yang sengaja mendiskritkan Muhammadiyah. Kelompok ini iri melihat kinerja Muhammadiyah, baik dari kinerja social, pendidikan dan ekonomi, “ Kata Dr Mukhaer Pakkana kepada wartawan melalui aplikasi WhatsApp pada Sabtu (15/7/2017) kemarin.
Menurutnya, Muhammadiyah terbiasa dengan spirit kemandirian. Kelompok yang iri ini, terbiasa “disusui” oleh rezim penguasa negara dan modal. Kemandirian Muhammadiyah dianggap mengancam eksistensi kelompok ini.
“Kedua, yang mengkategorikan Muhammadiyah sebagai kelompok radikal, berarti mereka yang buta dan tuli terhadap sejarah. Muhammadiyah lahir sebelum bangsa ini lahir, “ tambahnya.
Dijelaskannya, kontribusi Muhammadiyah terhadap sejarah dapat dilihat banyak para pemimpin negara ini lahir dari rahim Muhammadiyah. “Ada Presiden Soekarno, Jenderal Sudirman, Jenderal Soeharto, Syafrudin Prawiranegara, hingga tokoh-tokoh penyusun dasar negara. Kalau Muhammadiyah dianggap kelompok radikal berarti tokoh-tokoh historis dan heroik itu juga dianggap kelompok radikal?, “ tanyanya.
Selain itu, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti Rumah Sakit, Perguruan Tinggi, Sekolah, Panti Asuhan, koperasi, dan sebagainya. yang bertebaran di seantero Nusantara justru memberi kontribusi peningkatan kualitas dan kesejahteraan rakyat Indonesia. “Sekali lagi, banyak orang saat ini asal bunyi (asbun). Bicara tanpa punya data dan buta serta tuli sejarah, “ tukas pria kelahiran Bantaeng, Sulawesi Selatan ini. (Jef)
 Sumber : http://www.beritatangsel.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ada Kelompok Tertentu yang Sengaja Mendiskritkan Muhammadiyah"

Posting Komentar