Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Tokoh Islam dan Ormas Islam Tangsel Menolak Pembubaran HTI.

Biro Iklan
Tokoh Islam dan Ormas Islam Tangsel Menolak Pembubaran HTI.


Sablon Kain Manual


Bertempat di rumah Bapak H. Bachtiar Chamzah (mantan menteri Sosial RI dan mantan anggota DPR RI) tokoh Islam dan pimpinan ormas Islam berkumpul (Kamis, 25/05/2017). Mereka menolak kriminalisasi ajaran Islam, kriminalisasi ulama dan menolak rencana pembubaran HTI . Para Tokoh Islam dan ormas Islam Tangsel yang hadir dalam acara Forum Silaturahmi Tokoh Islam Tangsel itu antara lain H. Bachtiar Chamzah (sesepuh PPP dan Parmusi), Ust. Muhammad Al-Fakkar (Ketua DPD II HTI Tangsel), Ust. H. Aan Lukman Toha (Muhammadiyah),  Ust. Hasanudin (Ketua DDII Tangsel), Ust. Abu Ayyub (Perwakilan MMI). Tokoh lain yang hadir antara lain Ust Breno (ulama), Bapak Fakhrurrozi (Tokoh Pamulang),  Ust. Jumadi al Kastary (tokoh Pondok Aren), Ust Budi Darmawan dan Ust Syukriyanto (tokoh Ciputat).

Para tokoh saling berbagi pengalaman dakwah sekaligus memberikan dukungan dan pembelaan sepenuhnya kepada Hizbut Tahrir Indonesia atas rencana zhalim pemerintah yang berkeinginan membubarkan HTI. Sikap pemerintah tersebut menunjukkan sikap rezim yang represif dan anti Islam.

*Bapak H. Bachtiar Chamsyah* selaku tuan rumah menyampaikan bahwa terkait kondisi kekinian dalam perjalanan dakwah HTI. Para pimpinan khususnya tak perlu merasa takut, risau bahkan mengeluh. Hadapilah ujian dakwah ini dengan gagah berani dan pantang menyerah. Lebih lanjut beliau mengutarakan bahwa untuk menjadi umat pilihan meniscayakan ujian dan tantangan dakwah harus dilalui terlebih dahulu. Arah perubahan ke arah Islam yang didakwahkan HTI harus terus dilanjutkan karena ini negeri kita, Indonesia. Umat Islam di Indonesia bukan penumpang tetapi pemilik. Beliau menutup penyampaiannya dengan menitipkan pesan pula kepada para ormas Islam dan Tokoh-tokoh islam agar apa yang dialami HTI ini menjadi permasalahan kita semua, sehingga menuntut kebersamaan dalam menghadapinya laksana satu tubuh sebagaimana yang dinyatakan Rasulullah Saw.

*Ustadz Aan Lukman Toha* (Tokoh Muhammadiyah Tangsel), menyampaikan pandangannya terkait adanya upaya kriminalisasi ormas Islam khususnya HTI. Beliau berpandangan bahwa Berjuang di jalan Allah bagi tegaknya hukum Allah adalah sebuah keharusan karena ini jelas merupakan perintah Allah SWT. Dan dalam perjuangan tersebut meniscayakan pula adanya resiko, justru bila tak ada resiko itu kita patut bertanya ulang apakah perjuangan dakwah ini benar atau tidak. Oleh karenanya, dalam perjuangan di jalan Allah ini, Allah hanya melihat prosesnya bukan pada hasilnya. Kami mendukung sepenuhnya langkah perjuangan HTI bagi tegaknya Islam.
Digital Printing
Dukungan terhadap HTI juga datang dari seorang ulama kharismatik *Ust Breno* asal Gunung Sindur,  beliau dalam penyampaiannya mengatakan bahwa pemerintah sesungguhnya belum mengenal HTI sepenuhnya termasuk ajaran Islam yang penting seperti Khilafah dan bendera Rasulullah saw al Liwa' dan ar Royah. Beliau pun menyerukan kepada kawan-kawan HTI agar jangan takut, karena kita berjuang di jalan Allah dan Allah pasti melindungi dan menjaga para pejuang-Nya. Beliau juga menyerukan kepada seluah komponen umat Islam bahwa tidak boleh ada sekat dalam perjuangan Islam, kita satukan persepsi, langkah dan tekad berjuang bagi tegaknya hukum-hukum Allah agar manusia bisa dikuhumi dengan islam semata.
Selanjutnya *Bapak Fakhrurrozi*,  Tokoh Islam Tangsel dari Pamulang, menyatakan dukungannya terhadap perjuangan HTI. Menurut beliau, HTI harus bertahan menghadapi semua ini dengan kesabaran. Di tengah kondisi carut marut bangsa kita ini, dimana Islam begitu amat dipojokkan, kita mengharapkan HTI tetap hadir agar kondisi ini dapat segera dihilangkan.

Dewan Dakwah Islam Indonesia  (DDII) Tangsel melalui ketuanya *Ustadz Hasanudin* menyampaikan pandangannya bahwa mencermati kondisi saat ini dimana adanya upaya-upaya kriminalisasi terhadap ormas Islam khususnya HTI, ini menjadi momentum penting untuk menuntut perlu adanya forum-forum silaturahmi antar ormas-ormas dan kelompok-kelompok Islam agar permasalahan dakwah yang dihadapi seperti HTI menjadi permasalahan bersama dan dihadapi secara bersama pula baik di level daerah maupun pusat. Kita harus bahu membahu dalam hal ini, bila tidak kita akan dilibas oleh kekuatan-kekuatan kaum kuffar. Dalam pandangan terakhir, beliau juga mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Prof. Yusril Ihza Mahendra dkk dalam mengadvokasi HTI secara hukum, dimana dalam hal ini ada ruh jihad konstitusional melawan kezhaliman yang dilakukan penguasa.

Tokoh Islam Tangsel dari Pondok Aren, *Bapak Ustadz Jumadi al Kastary* juga menyampaikan dukungannya terhadap HTI bahwa perjuangan bagi tegaknya Islam tak boleh berhenti sedikitpun. Hal ini sebagaimana yang dikatakan M. Natsir, dimana beliau pernah berkata: "saya boleh berhenti dari jabatan menteri tapi berjuang bagi Islam tak akan pernah berhenti. Sesungguhnya tidak bisa disebut perjuangan bila tak melewati ujian dan tantangan, oleh karenanya Allah selalu melihat proses yang kita lalui dalam perjuangan ini".

*Ustadz Abu Ayyub* (MMI), menyatakan dengan tegas dukungannya kepada HTI, bahwa Majelis Mujahidin siap memberikan dukungannya 100 %, oleh karenanya kawan-kawan HTI tak perlu takut untuk terus melawan rezim yang membabi buta dalam mengkriminalisasi ulama dan ormas Islam. Bahkan bila diperlukan Majelis Mujahidin siap untuk menjadi salahsatu nara sumber dalam debat shohih dalam upaya mendukung langkah perjuangan kawan-kawan HTI. Dan sebagai penutup pernyataan tegas beliau, dikatakan bahwa umat Islam khususnya di Tangsel ini harus terus saling bergandengan tangan dalam menghadapi tantangan dakwah ke depan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tokoh Islam dan Ormas Islam Tangsel Menolak Pembubaran HTI."

Posting Komentar