Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Teror di Negeri Kleptomania

Ilustrasi
 Sablon Kain


Teror di Negeri Kleptomania
Digital Printing
Memberantas korupsi di negeri ini tampaknya semakin tambah sulit saja. Padahal berbagai kalangan tahu korupsi itu bisa membuat negara atau pemerintah menjadi susah dalam melaksanakan program-progan pembangunan untuk masyarakat.
Loh, di mana sih sulitnya? Ya, buktinya, komisioner dan penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) sampai saat ini tidak pernah sepi dari teror. Tentu saja terornya macam-macam, dari mulai teror yang halus-halus sampai yang kasar dan sadis.
Baru-baru ini misalnya, wajah penyidik KPK Novel Baswedan diteror dengan cara disiram air keras setelah shalat Subuh di kediamannya. Wajahnya, seperti pada bagian kening, pipi, dan mata, mengalami sejumlah luka bakar yang serius dan mengerikan.
Orang yang melakukan teror itu sengaja ingin membuat wajah Novel cacat seumur hidup. Karena itu, meneror dengan air keras bagi saya adalah kejahatan di luar batas kemanusiaan yang tidak bisa dimaafkan, harus segera diberantas, pelakunya ditangkap dan harus dijebloskan ke penjara.
Teror-teror yang dilakukan terhadap komisioner dan penyidik KPK juga sebelumnya sudah dilakukan berbagai oknum. Tujuannya masih sama yakni agar KPK semakin jera dalam memberant korupsi. Sebut saja misalnya kriminalisasi terhadap mantan Ketua KPK Antasari Azhar yang dijebloskan ke penjara.
Namun kepada media, Antasari hingga dibebaskan, mengaku tidak pernah bersalah. Selain itu dia juga menilai kasusnya hanya sebuah rekayasa hukum. Tak heran setelah bebas itu, Antasari marah kepada berbagai pihak yang dianggapnya telah mengkriminalisasikan dirinya.
Antasari juga mengaku akan terus memulihkan nama baik dirinya sekalipun taruhannya nyawa.
Memang kalau mau jujur, KPK sudah diserang dari berbagai cara agar komisioner dan penyidiknya menjadi ciut dalam meberantas korupsi. Mengapa komisioner dan penyidik KPK harus diteror seperti itu?
Tentu saja karena tindak pidana korupsi seringkali dilakukan secara berjamaah, melibatkan orang-orang sohor dan penting, dan banyak orang yang cari makan dari duit-duit korupsi. Jelas sudah, mereka tidak ingin terganggu oleh sepak terjang KPK.
Namun apa pun bentuk teror yang dilakukan berbagai oknum itu, penyidik dan komisioner KPK harus tetap kuat dan tegas dalam meberantas korupsi. Jika tidak mental anak bangsa akan semakin rusak.
KPK juga harus tetap eksis agar bangsa ini tidak terjerumus menjadi bangsa kleptomania, yakni bangsa yang kena penyakit selalu ingin mencuri uang negara. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Teror di Negeri Kleptomania"

Posting Komentar