Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Kampanye Internasional: "Khilafah & Pendidikan: Menghidupkan Kembali Masa Keemasan"

Muslimah HTI


Pasang Iklan Klik


Divisi Muslimah pada Kantor Media Pusat Hizbut Tahrir Meluncurkan:
Kampanye Internasional: "Khilafah & Pendidikan: Menghidupkan Kembali Masa Keemasan"

Pada 16 Februari, Divisi Muslimah pada Kantor Media Pusat Hizb ut Tahrir meluncurkan kampanye global penting yang berjudul, "Khilafah & Pendidikan: Menghidupkan Kembali Masa Keemasan". Kampanye ini akan berpuncak pada sebuah konferensi perempuan internasional yang fenomenal pada tanggal 11 Maret di Jakarta, Indonesia, yang akan dihadiri oleh pembicara dari seluruh dunia.
Spanduk Kain
Dunia Islam saat ini tengah dilanda 'Krisis Pendidikan' dalam kadar yang signifikan, ditandai oleh minimnya penyediaan infrastruktur sekolah, perguruan tinggi, universitas, dan fasilitas pendidikan berkualitas lainnya, kasus buta huruf yang tinggi, pelatihan dan gaji guru yang buruk; metode pengajaran yang tidak efektif; rendahnya akses masyarakat terhadap pendidikan yang komprehensif dalam Islam, terhimpitnya keilmuan agama, dan kesempatan yang sempit dalam penelitian dan spesialisasi. Lebih jauh lagi, orang tua dan siswa menanggung beban keuangan yang besar untuk mendapatkan taraf pendidikan yang baik. Semua ini telah menghancurkan aspirasi pendidikan bagi generasi masa depan umat Islam, menyebabkan terjadinya brain-drain yang signifikan ke dunia Barat, dan berdampak terjadinya stagnasi/kemandegan pada kemajuan dan pembangunan di dunia Islam. Krisis pendidikan ini disebabkan oleh penanaman secara paksa konsep-konsep pendidikan berbasis kolonial di negeri-negeri Muslim selama 9 dekade terakhir sejak kehancuran Khilafah. Konsep-konsep pendidikan ini tidak pernah ditujukan untuk memenuhi aspirasi pendidikan umat, atau meningkatkan standar akademik masyarakat, atau mencapai kemajuan dan pembangunan di negeri-negeri Muslim. Sebaliknya, konsep-konsep ini hanya sarana yang digunakan oleh penjajah untuk menanamkan, menyebarluaskan, dan melestarikan budaya liberal sekuler pada generasi muda Muslim. Pada saat yang sama, sistem pendidikan juga melakukan pembatasan dan sekularisasi terhadap ajaran Islam. 

Tujuannya adalah untuk menjajah pikiran para pemuda Muslim dan menjadikan mereka menghamba pada budaya dan sistem Barat untuk mengokohkan tujuan-tujuan kolonial di wilayah ini. Rezim demi rezim kepemimpinan sekuler di dunia Muslim yang didukung Barat terus-menerus menerapkan sistem pendidikan penjajah ini dan memperkenalkan reformasi sekuler lanjutan - sebuah agenda yang telah semakin diintensifkan selama beberapa tahun terakhir di bawah kedok palsu pembangunan pendidikan. Kurikulum-kurikulum ini tidak memiliki visi independen yang tulus untuk melayani kebutuhan pendidikan rakyat dan berkontribusi untuk kemajuan negeri. Agenda untuk mensekulerkan sistem pendidikan dunia Muslim telah semakin diintensifkan selama beberapa tahun terakhir. Di samping semua ini, tata kelola yang buruk dan investasi yang rendah dalam pendidikan selama puluhan tahun ini disebabkan oleh sistem dan kebijakan kapitalis yang cacat, serta rezim-rezim tanpa visi yang gagal memberikan kedudukan penting bagi pendidikan, telah memperparah 'Krisis Pendidikan' ini.
Cetak Baliho

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kampanye Internasional: "Khilafah & Pendidikan: Menghidupkan Kembali Masa Keemasan""

Posting Komentar