Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Pemuda Lintas Agama Safari Rumah Ibadah

ilustrasi net
SERPONG– Pemuda Lintas Agama Kota Tangerang Selatan giat menggelar safari untuk menumbuh-kembangkan semangat kemajemukan dan kerukunan. Pada awal bulan Februari nanti, safari digelar dengan mengunjungi rumah-rumah ibadah.
Ketua Pemuda Lintas Agama Kota Tangsel, Abdul Rojak menuturkan gagasan tersebut muncul seiring rasa sensifitas agama pada akhir-akhir ini cukup tinggi. Diperlukan pemahaman tinggi juga agar tidak mudah goyah bagi para pemuda dari berbagai agama di Tangsel untuk terus menjaga kerukunan serta keberagaman.


Melalui pemahaman itu akan lebih meresapi dalam menjalankan ajaran agama masing-masing dan tidak alergi dengan rumah ibadah agama lain.
“Tujuan untuk mengenalkan rumah ibadah masing-masing agama. Tidak semua orang mau masuk misalkan orang Islam ke gereja atau orang Kristen ke masjid. Contohnya Gereja Katedral dengan Masjid Istiqlal berhadapan. Mereka takut karena doktrin-doktrian ajaran agama itu sendiri,” kata Rojak.
Ada 60 pemuda akan mengikuti safari rumah ibadah. Pertama yang akan dikunjungi ke Istiqlal dan Katedral, berikutnya rumah ibadah agama Hindu, Budha dan Khong Hucu. Setidaknya melalui kunjungan ini, para pemuda semakin saling bergandengan tangan dan bersatu dalam kebinakaan tunggal ika dan kemajemukan sebuah bangsa.
“Untuk memupuk sikap dan budaya dan mengajarkan sikap saling menghormati antar umat agama, termasuk saling menghormati tentang keyakinan masing-masing agama,” tambah Rojak.
Ia menjelaskan, ajaran agama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dipisahkan. “Para orangtua telah mengajarkan kita semua agar saling merangkul dan bergotong royong tidak mudah bermusuhan. Namun kata gotong royong seperti sudah punah hanya kata-kata slogan semata,” imbuhnya.
Rojak yakin usai melakukan Safari Rumah Ibadah, anggota Lintas Agama Tangsel semakin terbuka tidak alergi mendengar atau menginjakan kaki di rumah ibadah yang bukan diyakininya. Rumah ibadah adalah bangunan, yang bisa meresapi adalah manusianya dalam menjalankan kewajiban beribadah.
Panitia kegiatan, Hafidz menjelaskan, safari rumah ibadah difokuskan pada tempat ibadah yang besar-besar di Jakarta. Selanjutnya, baru menyasar di wilayah Tangsel atau daerah lain.
Ia menuturkan ini adalah kegiatan positif, sebab peserta dapat menggali banyak informasi dan makna dari masing-masing rumah ibadah.
“Pertama kita akan ke Jakarta, tempat ibadah yang menjadi simbol di Ibukota Jakarta. Berikutnya bisa mengunjungi di banyak tempat. Tentu ini menjadi pengalaman para peserta dapat mengenal rumah ibadah semua agama di Indonesia,” katanya. (din)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pemuda Lintas Agama Safari Rumah Ibadah"

Posting Komentar