Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Fasilitator Pencegah Masuknya Narkoba di Lingkungan Sekolah Guru Diminta jadi Agen BNN



LAWAN. Seluruh peserta kegiatan BNN Kota Tangsel yang terdiri dari guru SMP dan SMA di Tangsel, menyerukan perlawanan terhadap narkoba dalam sesi foto bersama selepas acara.
SERPONG–Merebaknya pengedaran hingga penggunaan narkoba dikalangan pelajar kian mengkhawatirkan. Penyebaran barang haram ini bisa saja diantisipasi, dengan kerjasama seluruh elemen masyarakat. Terutama orangtua di rumah, dan guru ketika para pelajar ini berada di sekolah.
Karena itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangsel dibawah pimpinan AKBP Heri Istu Hariono mengadakan kegiatan bertajuk “Pelaksanaan Pembinaan Fasilitator Pendidikan Tentang Implementasi Kebijakan P4GN (Pencegahan Pembertantasan Penyalahgunaan dan Peredaran) di Lingkungan Pendidikan” bertempat di Pranaya Suites Hotel, BSD, Serpong, (19/1). Diikuti sebanyak 20 guru dari berbagai sekolah mulai SMP dan SMA di Tangsel, acara pun dikemas dengan suguhan menarik.
Hadir pula Kepala Seksi Pendidikan dan Pencegahan Narkotika BNN RI, Eva Fitri Yuanita yang juga turut memberikan materi untuk mencegah masuknya narkotika di lingkungan sekolah.
Menurut Eva, ada banyak jenis zat terlarang yang belum diketahui oleh banyak orang. Maka dari itu, para guru harus bisa mencegah anak didiknya untuk bisa menolak pemberian dari orang tak dikenal.
“Masih banyak zat yang belum terisolasi. Dan, kenapa harus dicegah? Karena lingkungan pendidikan yang mencetak generasi bangsa. Kita semua tidak ingin, generasi bangsa dirusak oleh barang-barang seperti narkoba ataupun lainnya,” paparnya.
Lanjutnya, peran guru di lingkungan sekolah juga harus dapat membuat anak didiknya memiliki kepercayaan diri untuk berani menolak pemberian apapun dari orang yang tidak dikenal. “Harus dibekali kepercayaan diri untuk menolak, jika suatu saat ada orang tidak dikenal memberikan sesuatu. Ini menjadi tugas guru,” ujar Eva.
Kepala BNN Kota Tangsel, Heri Istu Hariono yang menyampaikan bahayanya narkoba melalui video mengatakan, jika penyampaian seperti itu para peserta dapat melihat jelas akan dampaknya bahaya narkoba. Ia menambahkan, sudah saatnya guru menjadi agen untuk mencegah masuknya peredaran narkoba di lingkungan sekolah.
“Kami ingin guru menjadi agent BNN untuk mencegah dan memberantas peredaran narkoba di lingkungan sekolah. Dengan cara seperti itu, siswa bisa belajar menuntut ilmu dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
Heri pun mengakui, akan berbeda jika guru yang menyampaikan ke anak didiknya. Karena, para guru sudah mengetahui karakter masing-masing anak didiknya dan dapat langsung diterima oleh anak.
“Apalagi bahayanya akan narkoba sudah masuk dalam kurikulum di setiap sekolah. Para guru, akan dengan mudah menyampaikan kepada anak didiknya,” pukas Heri.
Salah satu peserta kegiatan yakni Malikul Islam, guru SMP Islam Al Azhar BSD sangat berterima kasih kepada BNN Tangsel yang sudah menyelenggarakan acara seperti ini.
“Saya mewakili peserta yang lain, mengucapkan terima kasih kepada BNN Tangsel yang sudah mengadakan acara seperti ini. Saya berharap kegiatan seperti ini rutin diadakan untuk menambah ilmu kami para guru,” pungkasnya. (lan)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Fasilitator Pencegah Masuknya Narkoba di Lingkungan Sekolah Guru Diminta jadi Agen BNN"

Posting Komentar