Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Revisi UU Ormas Jangan Memberangus Kebangkitan Umat Islam



Pemerintah rencananya akan menertibkan ratusan ribu organisasi kemasyarakatan yang ada di Indonesia melalui revisi Undang Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas. Diketahui, di Indonesia ada sebanyak 254.633 ormas. Tercatat, 287 ormas terdaftar di Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), 2.477 di provinsi, 1.807 di kabupaten/kota, 62 di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan 250.000 di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham).‎
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mendorong agar dilakukannya revisi terhadap Undang-undang Organisasi Kemasyarakatan (UU Ormas). Tjahjo mengatakan saat ini jumlah ormas di Indonesia luar biasa banyaknya. “Ormas-ormas sampai saat ini di Indonesia yang kami catat sudah mencapai 254.633 ormas,” ujar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/12/2016). Ormas-ormas tersebut tercatat di berbagai kementerian. Seperti di Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Hukum dan HAM.
Tjahjo pun kemudian mempertanyakan peran ormas-ormas ini dan apa yang sudah dilakukan mereka untuk negara Indonesia. Terutama perannya bagi kepentingan negara. (detik.com, 4/12/2016)
beritasatu.com, 6/12/2016 memberitakan Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Gerindra, Ahmad Riza menduga niat pemerintah merevisi UU Ormas bertujuan membungkam. “Kan memang tugas pemerintah membina. Kalau ada kekurangan ormas, ya dibantu dan diluruskan, jangan diberantas. Ini era reformasi. Bukan Orba lagi. Jangan revisi dimaksud untuk memberantas ormas, mempermudah pembubaran. Apalagi karena alasan tidak Pancasilais,” jelas Riza Patria, Selasa (6/11).‎Oleh: Umar Syarifudin (LS DPD HTI Jatim)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Revisi UU Ormas Jangan Memberangus Kebangkitan Umat Islam"

Posting Komentar