Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Sistem Kapitalis Membuat Remaja Depresi


Ilustrasi net

oleh : Yuniarti Mutmainah (ibu rumah tangga tinggal di Suradita, Tangerang)

Hampir setiap hari berita di Indonesia berisi tentang kriminalitas yang terjadi di Indonesia, tak jarang pula tindakan kriminalitas pelakunya adalah remaja, bahkan anak-anak. Misalnya saja penganiayaan (bullying), tawuran, bunuh diri, kekerasan seksual, aborsi dan lain sebagainya. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat, anak sebagai pelaku kekerasan di sekolah mengalami kenaikan dari 67 kasus di tahun 2014 menjadi 79 kasus di tahun 2015. Anak sebagai pelaku tawuran juga meningkat dari 46 kasus di tahun 2014 menjadi 103 kasus di tahun 2015. Remaja depresi juga meningkat hingga 7000 orang dalam 5 tahun terakhir. Yang terbaru, ONS membeberkan bahwa satu dari lima remaja (16-24 tahun) memiliki kecenderungan depresi, cemas dan stress. (tekno.kompas.com)
Penyebab anak melakukan kekerasan, tawuran, bunuh diri, kekerasan seksual dan aborsi salah satunya adalah pergaulan bebas di kalangan remaja. Sistem pergaulan yang berkiblat dari Barat membuat remaja dan anak meniru budaya barat. Terlebih dengan fasilitas internet yang ada anak dengan sangat mudah mengakses informasi yang berasal dari luar. Orangtua juga sibuk dengan pekerjaannya atau urusannya masing-masing sehingga banyak orangtua tidak memperhatikan anaknya. Anak merupakan peniru ulung yang dimana jika kita tidak mengarahkannya kepada peraturan Islam ia akan terbawa sistem sekarang yang rusak ini. Penyebab utama dari masalah ini adalah sistem Kapitalis yang dimana keuntungan yang menjadi tujuannya sehingga nilai-nilai moral dan nilai-nilai agama dikesampingkan. Dengan sistem Kapitalis yang berasaskan demokrasi, semua orang memiliki kebebasan, bebas berpendapat, bebas melakukan hal apapun termasuk bebas dalam pergaulan.


Dengan adanya sistem kapitalis ini, anak dan remaja menjadi semakin terpuruk dan tidak tau arah mereka mau kemana. Mereka terus dicekoki oleh budaya asing yang pada akhirnya mereka jadikan pedoman. Mereka melupakan sistem Islam, sistem yang mengatur mereka sebaik-baiknya. Dengan sistem Islam, pergaulan anak dan remaja akan terarah dan diawasi. Dengan sistem Islam, informasi yang masuk akan disaring dengan baik sehingga anak akan aman mengakses internet. Dengan sistem Islam, kehidupan akan lebih terarah dan terbentengi oleh pengaruh negatif dari luar. Karena dengan sistem Islam, masyarakat akan dilindungi sepenuhnya oleh negara. Oleh karena itu, mari kita berjuang bersama menerapkan sistem Islam.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sistem Kapitalis Membuat Remaja Depresi"

Posting Komentar