Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

UMN Bawa Pulang 3 Penghargaan di Singapura



MEMBANGGAKAN. Tim paduan suara Ultima Sonora UMN berhasil mendapatkan tiga penghargaan dari pagelaran Singapore International Choral Festival (SICF). Keberhasilan Sonora sangat membanggakan Indonesia umumnya, dan kampus UMN khususnya
PAGEDANGAN –Tim Ultima Sonora Bersaing dengan Peserta Delapan Negara, membawa tim paduan suara mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Ultima Sonora (Ulson) meraih tiga penghargaan sekaligus dalam kompetisi Singapore International Choral Festival (SICF) 2016, yang berlangsung di Esplanade Concert Hall, Singapura pada 10-13 Agustus 2016 lalu.
Ulson memperoleh satu emas untuk kategori Folklore dan dua perunggu kategori Musica Sacra dan Mixed Voices. Kompetisi itu diikuti beberapa negara, yakni Indonesia, Australia, China, Hong Kong, Malaysia, Singapura, dan Taiwan.
Pelatih Ulson Antonius Ria Deni Sulistya mengatakan, kemenangan tersebut diraih berkat kerja keras seluruh anggota Ulson. Sebanyak 38 mahasiswa UMN diberangkatkan ke Singapura pada Selasa (9/8), lalu.
“Keberhasilan ataupun kegagalan dalam setiap kompetisi itu pasti ada. Hanya, kita sebagai petarung harus semakin kuat ketika harus menghadapi kegagalan ataupun sebuah keberhasilan,” kata Deni.
Dalam kompetisi itu, Ulson membawakan sembilan lagu. Untuk kategori Mixed Voice, Ulson menyanyikan Salmo 150, O Magnum Mysterium, dan Wash Me Thoroughly. Untuk kategori Musica Sacra, Ulson menyanyikan Alleluia, Gloria 3, dan Ave Maria. Sementara untuk kategori Folklore, Ulson membawakan lagu daerah Indonesia, yaitu Benggong, Luk Luk Lumbu, dan Ahtoi Porosh.
Ke depannya, Deni berharap agar para anggota paduan suara asuhannya ini mendapatkan lebih banyak pengalaman. Pengalaman itu, kata Deni, dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran untuk menjadi lebih baik lagi.
“Karena menurut saya, hasil itu tidak serta merta datang dari produksi saja, tetapi melalui proses yang mana kita pun sudah menelurkan sebuah hasil (dari proses itu). Proses itu lah yang jauh lebih mahal dari sebuah hasil,” ucapnya.
Sementara itu, Pembina Ultima Sonora, Raymond Zamrudi mengatakan bahwa persiapan singkat sangat membutuhkan kerja keras para tim. Karena dengan membawakan Sembilan lagu dalam jangka waktu yang singkat, sangat sulit. Akan tetapi, keberhasilan ini bisa dibayar tuntas dengan kemenangan.
“Persiapan selama enam bulan. Banyak kendala yang menghampiri, terutama dalam dana dan juga kesiapan waktu yang cukup sempit. Tidak ada dukungan dari pemerintah kabupaten Tangerang maupun provinsi Banten,akan tetapi kami berhasil membawa prestasi yang membanggakan dari Singapur untuk UMN dan juga Banten,” tegasnya. (lan)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "UMN Bawa Pulang 3 Penghargaan di Singapura"

Posting Komentar