Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Stiker Peringatan dari Pemkot Dirobek Pengelola Parkir RSU Kemplang Pajak

PARKIR RSUD NUNGGAK PAJAK: Sebuah stiker belum membayar pajak daerah yang tersobek tertempel di lahan parkir Rumah Sakit Umum Daerah kota Tangsel, Pamulang, Selasa (9/8). lahan parkir RSUD yang sebelumnya dikelolah oleh PT. Cakra Buana Selatan kurang lebih dari tahun 2014 belum membayar pajak sampai sekarang. DemySanjaya/Tangselpos



PAMULANG-Sebuah stiker terpampang jelas di salah satu loket perparkiran di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel sejak tiga hari lalu. Pengumuman berupa peringatan keras itu ditempel karena pengelola parkir tidak membayar pajak.
Pantauan Tangsel Pos pada Senin (8/8) malam, stiker tersebut masih utuh. Namun pada Selasa (9/8) siang, bagian atas tanda pemberitahuan itu sudah dirobek oleh tangan jahil. Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangsel sengaja menempeli loket parkir di RSU itu dengan stiker karena, perusahaan yang diduga mengelola parkir tersebut berpotensi merugikan daerah.
Kepala Bidang Pendapatan Non Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) DPPKAD Kota Tangsel, Cahyadi mengungkapkan pengelola parkir di halaman RSU Kota Tangsel itu telah mengemplang pajak. Pihaknya sudah berkali-kali melakukan teguran namun, perusahaan perparkiran tersebut tak mengindahkannya sama sekali.
“Kami sesuai prosedur telah melakukan melalui pelayangan surat teguran satu hingga ketiga. Namun setelah itu mereka tidak ada tanggapan hingga surat peringatan,” kata Cahyadi.
Surat teguran dilayangkan untuk memastikan bahwa upaya penagihan pajak itu penting berdasarkan aturan yang berlaku. Tapi tak kunjung juga ada respon sebagai iktikad baik, maka terpaksa menempel stiker peringatan pembayaran pajak.
“Kami pasang stiker untuk segera melunasi pajak pada Senin (8/8). Tujuanya agar masyarkat mengetahui bahwa pengelola parkir tidak membayar pajak,” terang Cahyadi.
Cahyadi menambahkan tujuh hari sebelum stiker itu ditempel, sudah ada surat peringatan tertanggal 26 Juli lalu. Namun karena menunggu kehadiran pengelola akhirnya sempat ditunda, tapi mereka tetap tidak ada tanggapan sehingga pemasangan stiker dilakukan.
“Kami mengharapkan mereka cepat melakukan pelunasan tunggakan. Besarannya kami tidak bisa sebut karena aturannya tidak dibolehkan,” tambahnya.
Namun setelah dipasang stiker akhrinya pengelola mendatangi kantor DPPKAD. Kedatangan mereka untuk memastikan akan melakukan pembayaran, dengan tengat waktu dua hari. “Kami berikan dua hari ke depan apakah akan membayar atau tidak. Jika tidak kami akan membuat surat pernyataan di atas materai untuk memastikan keseriusan pengelola,” imbuh Cahyadi.
Langkah terakhur aapabila pengelola parkir tidak membayar juga, DPPKAD akan melimpahkan ke dinas terkait seperti Satpol PP untuk menyitanya atau ke Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Tangsel untuk membekukan perizinannya.
Sementara, Kepala Dishubkominfo Kota Tangsel, Sukanta mengaku belum mendapatkan laporan dari DPPKAD jika pengelola parkir RSU Kota Tangsel menunggak pajak. “Biasanya jika ada pengelola parkir yang mengemplang pajak off stret ada tembusan ke kami dari DPPKAD, tapi soal parkir di RSU Kota Tangsel itu, kami belum mengetahuinya,” terangnya.
Mantan camat Serpong Utara ini menambahkan pihaknya akan selalu siap bekerjasama dengan DPPKAD jika izin pengelolaan parkir di RSU Kota Tangsel memang tak bayar pajak dan akan dicabut izin operasionalnya.
“Upaya pencabutan izin ini supaya para pengelola parkir di Kota Tangsel ini taat pada aturan dengan selalu membayar pajak,” beber pria berkacamata ini.(din)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Stiker Peringatan dari Pemkot Dirobek Pengelola Parkir RSU Kemplang Pajak"

Posting Komentar