Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Mahasiswa UIN Buat Video untuk Presiden Iklan Rokok Sebabkan Pelajar Kecanduan





JAUHI ROKOK DAN NARKOBA. Dua orang mahasiswa UIN Jakarta saat memberikan penjelasan mengenal dampak dan bahaya rokok kepada siswa SMPN 2 Jasinga.
Global Tangsel-  Maraknya  iklan rokok benar-benar merusak generasi muda bangsa ini, terutama mereka yang masih berstatus pelajar baik SD, SMP maupun SMA. Akibatnya, mereka jadinya terbiasa dan bahkan sudah sangat kecanduan untuk terus merokok meski status mereka masih pelajar.
Banyak pertanyaan dibenak kita, ataupun kebanyakan Orang Tua, Masifnya iklan rokok yang seolah olah dibiarkan oleh pemerintah.Pertanyaan seoang anak yang polos “Kenapa sih iklan rokok itu bagus-bagus? Kan jadinya menggoda kita untuk merokok. Apa yang pemerintah lakukan untuk menangani hal ini?,” demikian pertanyaan tegas itu disampaikan Bachtiar, salah seorang siswa SMP Negeri 2 Jasinga, Bongor, saat sosialisasi bahaya rokok dan narkoba oleh kelompok KKN 54 Ekadasa Arka, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sebagaimana keterengan pers yang disampaikan kepada media, kemarin . Senada dengan apa yang disampaikan oleh  Kak Seto Mulyadi beberapa waktu yang lalu,  pria yang sering disapa kak seto, mengatakan bahwa Iklan rokok meningkatkan jumlah perokok anak. 
Seperti diketahui, kelompok KKN 54 Ekadasa Arka melakukan KKN di Jasinga, Kp. Bojong Tengah, Ds. Cikopomayak, Kec. Jasinga, Kab. Bogor. Dalam sosialisasi bahaya rokok dan narkoba ini, para mahasiswa KKN itu melibatkan LSM No Tobacco Community.
Menjawab pertanyaan siswa ini, Bagja Nugraha dari LSM No Tobacco memberikan apresiasi pada siswa tersebut atas pertanyaanya. “Ini pertanyaan luar biasa menarik,” ujar Bagja.
Bagja juga ikut menyampaikan hal-hal terkait iklan rokok di Indonesia dan urgensi Indonesia mengaksesi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC), atau Konvensi Kerangka Kerja untuk Pengendalian Tembakau.
“FCTC bertujuan untuk melindungi generasi kini dan mendatang dari dampak negatif konsumsi rokok. Dengan Indonesia mengaksesi FCTC, maka iklan, promosi dan sponsor produk tembakau (rokok, red) akan sepenuhnya dilarang. Sehingga adik-adik, anak-anak Indonesia, dapat terlindungi tidak hanya dari paparan asap rokok orang lain, tapi juga terlindungi dari paparan iklan rokok,” tegas Bagja.
Sekretaris KKN Ekadasa Arka Ahmad Fakhrurrozi juga mengungkapkan harapannya, agar masyarakat Desa Cikopomayak semakin sadar akan bahaya rokok dan narkoba. “Kami menemukan ada anak-anak sekolah yang merokok. Kami khawatir jika mereka sudah merokok dan lepas dari pantauan orang tuanya, bisa terjerat kepada hal lebih buruk lagi seperti narkoba. Karena kan rokok itu adalah gerbang menuju narkoba,” ujar Fakhri.
Setelah selesai penyampaian materi dan diskusi, peserta juga diajak untuk membuat video, berisikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, Bupati dan DPRD setempat, untuk segera mengesahkan dan menerapkan Peraturan Daerah tentang kawasan tanpa rokok.
Selain itu mereka juga membuat video yang berisi permintaan kepada Presiden Republik Indonesia untuk membebaskan Indonesia dari iklan rokok dan asap rokok. Harapannya, melalui video ini, pemerintah bisa mendengar suara mereka, dan melindungi mereka.(Tangsel pos)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Mahasiswa UIN Buat Video untuk Presiden Iklan Rokok Sebabkan Pelajar Kecanduan"

Posting Komentar