Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

JPO Siliwangi Cari Tumbal

PROYEK PEMBANGUNAN JALAN: Beberapa kendaraan melintasi papan pemberitahuan untuk tidak melintasi ruas jalan Ostista, Ciputat, (31/7). Papan pemberitahuan ini untuk menghidari beberapa kendaraan yang akan melintasi Bundera Pamulang – Rs. Asih agar tidak terjebak oleh macet karena adanya proyek pekerjaan pengecoran jalan. DemySanjaya/Tangselpos
PAMULANG-Keberadaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Raya Siliwangi, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Pamulang sangat membahayakan pengendara. Pasalnya, satu tiang penyangganya berdiri di tengah ruas jalan. Warga mendesak Pemkot Tangsel segera membongkarnya.
Keberadaan JPO tersebut jarang dimanfaatkan warga. Malah fasilitas umum tersebut kerap dipergunakan untuk tempat memasang spanduk atau ruang iklan.
Warga Pamulang, Bambang Supardi (41) mengungkapkan semula keberadaan JPO di Jalan Raya Siliwangi itu tak membahayakan meski, jarang dipergunakan untuk menyeberang. Namun setelah Jalan Raya Siliwangi diperbaiki, JPO tersebut sangat mengganggu.
“Perbaikan dan pelebaran Jalan Siliwangi membuat salah satu tiang penyangga JPO berada di tengah jalan. Amat mengganggu sekali karena posisinya di tengah jalan akibanya membuat penyempitan median jalan, bisa ada yang jadi korban kalau dibiarkan tetap berdiri di situ” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangsel, Sukanta mengungkapkan keberadaan JPO itu kini memang sangat mengganggu pengguna jalan. Untuk itu, warga diminta waspada setiap hendak melintas di kawasan tersebut.
Ia pun meminta dinas terkiat supaya melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak ketiga pemilik JPO. Jika sudah diberikan surat pemberitahuan namun, tidak ada respon dapat dibongkar oleh Pemkot.
“Kewajiban Pemkot oleh dinas terkait harus melayangkan surat pemberitahuan atau teguran. Bisa jadi mereka tidak mengetahui kondisi saat ini. Tapi kalau dibiarkan, ini tidak benar sebab berbahaya,” paparnya.
Sedangkan, Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) Kota Tangsel, Dadang Sofyan mengatakan pihaknya segera melayangkan surat pemberitahuan kepada pemilik JPO tersebut.
“Bisanya kita kita surati kemudian yang bersangkutan memindahkan. Nanti kami akan melakukan koordinasi dengan Dinas Bina Marga Kota Tangsel terkait Jalan Siliwangi itu,” terangnya.
Dadang tidak menampik kebaradaan JPO amat membahayakan pengguna jalan terlebih saat malam hari. Beruntung di sekitar lokasi terdapat Penerangan Jalan Umum (PJU) sehingga kondisinya terang benderang.
“Jelas itu mengganggu karena memang di tengah dan harus dibongkar. Hanya saja itu izinnya masih lama jadi kalau pihak ketiga berupaya memasang tiang di tengah lalu ujungnya dipindah ke tepi jalan dapat dilakukan,” saran ia.
Sementara, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan JPO segera dibongkar atau dipindahkan sebab menganggu dan tidak elok pemandangan, maka dari itu saat ini sudah melakukan komunikasi dengan dinas-dinas yang terkait.
“Memang JPO di Siliwangi di tengah jalan dan itu amat merusak estetika juga barbahaya. Namun kami telah berkomunikasi dengan berbagai dinas,” katanya.
Di Kota Tangsel terdapat beberapa JPO baik itu yang dibangun pihak ketiga ataupun pemerintah. Sejumlah JPO itu tersebar di Jalan Raya Serpong, tepatnya di dekat bekas bundaran BSD, di depan Mall Teraskota, di sebelah bekas Serpong Plaza, di depan PT Pratama Abadi Industri, dan di dekat kampus UIN Jakarta, Ciputat Timur.(din)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "JPO Siliwangi Cari Tumbal"

Posting Komentar