Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Gandeng 2.016 Pasangan Suami Istri, Masuk Rekor MURI Melihat Pengibaran Massal Bendera Merah Putih di Pondok Aren


Pembacaan Rekor. Senior Manager Museum Republik Indonesia (Muri) Awan Rahargo, saat membacakan plakat rekor Muri, yang disaksikan oleh Wakil Walikota Tangsel Benyamien Davnie, Pelaksana Tugas (PLT) Camat Pondok Aren Makum sagita, dan ribuan anggota KOMPAK Banten di lapangan Kecamatan Pondok Aren (14/08).



Sebanyak 1.008 bendera merah putih dikibarkan di lapangan Kecamatan Pondok Aren, kemarin. Kegiatan ini masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Uniknya, acara tersebut melibatkan sebanyak 2.016 pasangan suami istri dan anggota Pramuka.
FITRIANI-Pondok Aren
Kerumunan orang sudah terlihat sejak pukul 07.00 WIB. Anak-anak berseragam Pramuka berbaur dengan personel TNI, Polri dan kalangan lainnya dan juga anggota Komunitas Pembela Kebangsaan (KOMPAK) Banten.
Mereka masing-masing memegang bendera dengan tiang terbuat dari bambu. MURI mencatat, total sebanyak 1.008 bendera merah putih yang dikibarkan.
Wakil Walikota Tangsel, Benyamien Davnie menyatakan, pengibaran bendera secara massal ini menunjukkan nasionalisme yang luar biasa dari masyarakat.
Dia berharap agar kecintaan masyarakat pada tanah air diwujudkan dalam kontribusi yang lebih konkrit, yakni membangun Kota Tangsel dengan bergandengan. “Semangat ini harus kita jadikan sebagai dorongan, agar masyarakat dan pemerintah membangun kota Tangsel secara bersama-sama,” kata Benyamin.
Ketua KOMPAK Banten, Medi Sumaidi menjelaskan peserta yang mendampingi dan menaikkan bendera merah putih berjumlah 3.000 orang, sebanyak 2016 dari pasangan suami istri dan 1.008 dari anggota Pramuka.
Medi menerangkan dilibatkannya pasangan suami istri dalam pengibaran bendera kebangsaan ini karena, cara membangun negara itu berawal dari keluarga. “Kalau suami istri sudah kompak, tentu rasa nasionalismenya akan tergugah dan tumbuh dari sana. Karena memang suami istri adalah gambaran,” ujarnya.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Camat Pondok Aren, Makum Sagita mengatakan pihaknya sebagai aparat setempat hanya memfasilitasi saja apa yang dilakukan oleh KOMPAK bersama TNI, Polri, dan masyarakat ini.
Melalui serangkaian kegiatan yang berlangsung, Makum mengajak warga utamanya anak-anak muda untuk belajar mencintai dan merawat Negara Kesatuan Rakyat Indonesia (NKRI).
“Ke depan generasi muda kita agar mempersiapkan diri untuk menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahunnya. Karena kita ini, hanya menikmati hasil perjuangan para pahlawan terhadulu. Untuk itu, kita harus terus menunjukkan kecintaan kita terhadap NKRI di manapun kita berada,” harapnya.
Selain mengibarkan 1.008 bendera, kegiatan tersebut juga diisi dengan istigosah akbar, seminar dan diskusi kebangsaan, pentas seni budaya serta donor darah (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gandeng 2.016 Pasangan Suami Istri, Masuk Rekor MURI Melihat Pengibaran Massal Bendera Merah Putih di Pondok Aren"

Posting Komentar