Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

DPRD Apresiasi Penyegelan Parkir RSU

Segel Lagi – Satpol PP Tangerang Selatan kembali menyegel salah satu tempat parkir di Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (25/1). Kali ini tempat parkir di gedung German Center, nampak para petugas Satpol PP saat menempelkan stiker penyegelan tempat parkir tersebut. (Irawan A/TANGSEL POS)

SERPONG- Langkah penyegelan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terhadap pengelola parkir di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangsel, patut diapresiasi. Dengan langkah tersebut diharapkan para perusahaan parkir akan lebih aktif lagi dalam menjalankan wajib pajaknya dan retribusi lain.
Ketua Komisi III DPRD Tangsel, Amar mengapresiasi langkah DPPKAD dalam menyelematkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sebagian besar bersumber dari pajak. “Kami apresiasi tindakan DPPKAD terhadap para wajib pajak yang membandel, karena dengan langkah-langkah seperti inilah yang bisa menyelematkan PAD kita,” ujarnya.
Amar juga meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel selalu pemberi perijinan parkir, juga agar berani bertindak tegas dengan mencabut perijinannya jika masih membandel.
Dia juga mengingatkan dalam persoalan parkir di RSU Tangsel, yang dikelola oleh PT Jember, perlu koordinasi lebih baik lagi antara lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Pasalnya dalam persoalan tersebut, pihak dari DPPKAD diketahui kesulitan bertemu dengan pihak pengelola parkir, terlebih lagi saat menyurati untuk membayarkan pajak parkir. Sehingga akhirnya harus diambil langkah tegas tersebut.
“Langkah itu bagus, tapi sebaiknya koordinasi antara SKPD bisa ditingkatkan lagi, misalnya DPPKAD berkoordinasi dengan RSU untuk dipertemukan dengan pihak pengelola parkir agar teguran pembayaran pajak itu bisa dilakukan. Jadi daerah bisa tetap melakukan pungutan pajak tersebut,” ujar Anggota Komisi III DPRD Tangsel, Iwan Rahayu.
Menurut Amar, jika koordinasi itu dilakukan dengan baik, sehingga pihak pengelola parkir bisa menyelesaikan wajib parkirnya, maka tidak akan menganggu pelayanan publik tersebut lantaran terkait parkir yang disegel itu dikhawatirkan dapat menganggu palayanan masyarakat.
“Parkir itukan penunjang pelayanan publik, jadi kalau disegel kita khawatir pelayanan publik yang ke RSU bisa terganggu. Makanya kita minta dari pihak RSU juga bisa memfasilitasi pihak pengelolaa parkir dengan DPPKAD terkait pembayaran pajak tersebut,” ujarnya.
Diketahui Kepala Bidang Pendapatan Non PBB dan BPHTB, DPPKAD Tangsel, Cahyadi mengungkapkan pengelola parkir di halaman RSU Tangsel telah mengemplang pajak. Kendati sudah berkali-kali diberikan surat teguran, namun tidak diindahkan. “Kami sesuai prosedur telah lakukan melalui pelayangan surat teguran satu hingga ketiga. Namun setelah itu mereka tidak ada tanggapan hingga surat peringatan,” katanya.
Surat teguran untuk memastikan bahwa uapaya penagihan pajak itu penting berdasarkan aturan yang berlaku. Tapi tak kunjung juga ada respon sebagai iktikad baik maka terpaksa menempel stiker pembayaran pajak.
“Kami pasang stiker untuk segera melunasi pajak pada Senin (8/8). Tujuanya agar masyarakat mengetahui bahwa pengelola parkir tidak membayar pajak,” katanya.
Pemasangan stiker di lokasi parkir terhitung sejak 7 hari mulai dari pelayangan surat peringatan tertanggal (26/7). Namun karena menunggu kehadiran pengelola akhirnya sempat ditunda tapi mereka tetap tidak ada tanggapan sehingga pemasangan stiker dilakukan. “Dilakukanya pemasangan stiker kami mengahrapkan mereka cepat melakukan pelunasan tunggakan. Besaranya kami tidak bisa sebut karena aturanya tidak dibolehkan,” tambahnya. (dra)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "DPRD Apresiasi Penyegelan Parkir RSU"

Posting Komentar