Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Ulama Sebut Pokemon Go Haram

SERPONG-Pokemon Go menghinoptis anak-anak, kaum remaja, dan dewasa di Kota Tangsel. Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat pun prihatin dan menyebut game asal Jepang itu haram.
Menurut Sekretaris MUI Kota Tangsel, Abdul Rojak bermain Pokemon Go sama sekali tak memberi keuntungan bagi pemainnya dan malah mencelakakan banyak orang. “Hukumnya haram bermain Pokemon Go. Coba kita tela’ah apa untungnya bermain Pokemon Go. Yang ada malah membuat cilaka, ada anak kecil kecebur sumur bahkan banyak yang mati karena mereka lalai,” tegas Rojak.
Dalam Islam semua kegiatan yang tidak menguntungkan manfaat itu tidak dibolehkan. Apalagi itu membawa prahara yang bisa membuat seseorang dalam bahaya, maka dari itu masyarakat Indonesia dominan Islam harus paham betul tentang itu.
“Islam tidak mengajarkan berpikir sepmit dan sangat dangkal. Tapi Islam mengajarkan pikiran yang lapang, mengedepankan rasionalitas dan kemasalahan jika kita hanya meniru-niru orang lain yang tidak ada gunanya itu salah,” tambahnya.
Rojak juga menepis jika bermain Pokemon Go itu badan akan menjadi sehat, karena para pemainnya diajak berjalan kaki dengan permainan tiga dimensi tersebut untuk mencari keberadaan Pokemon. “Tak perlu harus diikuti bermain Pokemon jika badan ingin sehat. Olahraga saja pasti sehat,” sloroh ia.
Dengan melihat dampaknya cukup serius manyangkut keselamatan masyarakat. dorongan dari ulama daerah cukup kencang supaya MUI Pusat cepat mengkaji dan mengeluarkan fatwa haram terkait Pokemon Go tersebut.
“Arus ini amat kencang di lintas bawah datang ke MUI Pusat supaya mengeluarkan fatwa haram secepatnya. Saat ini MUI Pusat sedang mengkaji namun, belum mengeluarkan secara resmi,” paparnya.
Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie melarang anak buahnya bermain Pokemon Go saat jam kantor, karena khawatir ini menghambat kinerja pegawai. “Ya kalau bermainnya di jam kerja akan kami larang, handphonenya akan saya ambil kalau ketauan seperti itu,” terang pria akrab disapa Bang Ben ini.
Menurut Bang Ben, hadirnya Pokemon Go turut menjadi kekhawatiran banyak pihak. Paling tidak akan menyingkirkan budaya lokal yang sebetulnya jauh lebih bagus dari Pokemon Go, hanya saja belum diadaptasi dalam ragam era modern digitalisasi
“Nanti takutnya tidak tahu Gatot Kaca dan budaya lokal. Berharap seperti batu cincin jangan sampai nanti menghilang seiring dengan berjalannya waktu,” cetusnya.(din)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ulama Sebut Pokemon Go Haram"

Posting Komentar