Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Pasar Respon Kehadiran Sri Mulyani

JAKARTA – Masuknya Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan dalam reshuffle kabinet jilid kedua mendapat respons positif dari pasar. Track record Sri melambungkan konfidensi pelaku pasar.
Itu tecermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Indeks misalnya ditutup melesat 49,96 poin (0,96 persen) menjadi 5.274. Selanjutnya, nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat (USD) ikut melejit.
Rupiah berdasar kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) naik 0,15 persen (20 poin) dari posisi Rp 13.150 per USD menjadi Rp 13.130 per USD. Merujuk data Bloomberg, kurs rupiah tutup di kisaran Rp 13.137 per USD.
Rupiah naik 0,17 persen dari posisi pembukaan di kisaran Rp 13.160 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp 13.103-13.167 sepanjang perdagangan. Mandiri Sekuritas (Mansek) mencatat nilai tukar rupiah naik 38 poin (0,29 persen) ke Rp 13.137 per USD.
Dalam jangka pendek, rupiah diprediksi bisa menyentuh level Rp 11.000-12.000 per USD. Tetapi, pencapaian itu dinilai kurang bagus kalau terjadi dalam tempo singkat.
Pastinya, Bank Indonesia (BI) tidak bakal membiarkan rupiah melonjak signifikan. “BI akan melakukan intervensi agar rupiah naik secara bertahap,” tutur Analis Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta kemarin.
Kemunculan Sri, kata Lukman tidak sekadar menjadi angin segar. Rotasi dalam tubuh tim ekonomi dengan sosok sentral Sri menguat keyakinan investor. Sebab, berbekal kemampuan manajerial mumpuni, Sri digadang bakal mampu menjalankan tugas berat pemerintah.
“Terutama program tax amnesty akan berjalan sesuai ekspektasi. Pasar percaya penuh akan kemampuan beliau.
Secara politik, pemerintah telah mendapat dukungan kuat di parlemen. Jadi, kemungkinan program pemerintah akan berjalan mulus,” imbuhnya.
Hal serupa diungkapkan Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo. Menurut Satrio, geliat pasar tidak disangkal merupakan reaksi positif terhadap kehadiran Sri dalam susunan kabinet baru.
Sosok yang lahir di Bandar Lampung, 26 Agustus 1962 ini dinilai mampu merealisasikan harapan masyarakat akan perbaikan ekonomi. Pemodal berharap Sri dapat melaksanakan tax amnesty atau pengampunan pajak serta mempunyai solusi mencapai target penerimaan pajak dan menjaga defisit anggaran.
Pemerintah mematok penerimaan pajak Rp 1.539,17 triliun dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN-P 2016). Sedang defisit anggaran terhadap produk domestik bruto (PDB) ditarget 2,35 persen. “Harapannya, Sri Mulyani masih setegas dulu,” ucapnya.
Gaji Rp 8 Miliar
Sebelumnya Sri Mulyani Indrawati bekerja di Bank Dunia di Washington. Jabatannya di lembaga keuangan internasional itu tentu saja sangat prestius, sebagai chief operating officer (COO).
Sri Mulyani adalah orang kedua dalam struktur petinggi Bank Dunia itu. Di posisi puncak saat ini ada Jim Yong Kim, Presiden Bank Dunia.
Lantas, berapa gaji Mbak Ani di Bank Dunia? Ternyata pendapatan bersih Mbak Ani dalam setahun bisa mencapai USD 630.175. Jika dirupiahkan sekitar Rp 8.192.275.000.
Jumlah itu terdiri dari gaji USD 409.950 per tahun, ditambah dana pensiun USD 120.566 dan sejenis remunerasi USD 99.659. Angka itu merujuk pada laporan terakhir Bank Dunia tentang gaji eksekutifnya yang berlaku mulai 1 Juli 2015 hingga 30 Juni 2016.
Merujuk pada laporan itu, selisih gaji SMI dengan Jim Young Kim adalah USD 82.740. Kim mendapat gaji per tahun sebesar USD 492.690.
Meski demikian angka itu sudah mengalami kenaikan. Pada periode 2011-2012, gaji SMI di Bank Dunia adalah USD 378.599 dengan tunjangan pensiun USD 88.819 dan remunerasi USD 85.563.
Sebagai perbandingan, berdasarkan laporan gaji yang berlaku mulai 1 Juli 2011 hingga 30 Juni 2012, Robert B Zoellick yang kala itu menjadi presiden Bank Dunia punya gaji USD 467.940 per tahun. Tambahannya adalah dana pensiun USD 109.779 dan tunjangan lainnya USD 204.956.
Sedangkan pada periode 1 Juli 2012 hingga 30 Juni 2013, gaji SMI dari Bank Dunia adalah USD 381.250 per tahun. Tambahannya adalah dana pensiun USD 97.333 dan remunerasi USD 86.163.
Tapi kini SMI memilih kembali ke Indonesia menjadi pembantu Presiden Jokowi. Sebagai menteri keuangan, gajinya paling sekitar Rp 19 juta.
Di luar itu masih ada dana operasional menteri. Kisarannya Rp 125 juta per bulan.
Tapi Mbak Ani punya alasan tersendiri sehingga memilih menjadi Menkeu ketimbang bertahan di Bank Dunia. Ia merasa terpanggil untuk ikut memperbaiki perekonomian nasional.
“Jadi saya merasa terhormat diminta kembali oleh Pak Presiden untuk bekerja sama dengan menteri kabinet yang lain menjalankan sisa masa kabinet ini. Semoga itu bisa dicapai,” katanya
Di tempat terpisah, Antek Neolib , politikus PDI Perjuangan (PDIP), Ribka Tjiptaning berkomentar miring atas keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Sri Mulyani Indrawati sebagai menteri keuangan. Menurutnya, Sri justru akan menjauhkan cita-cita Presiden Jokowi tentang Trisakti dan Nawacita.
“Aneh saja, Sri Mulyani yang dulu kita usir-usir sekarang diakomodir. Ada agenda apa, kita tidak tahu,” ujar Ribka di gedung DPR, Kamis (28/7).
Mbak Ning -sapaan Ribka- pun menuding Jokowi tidak punya komitmen dengan pernyataannya tentang perlunya Indonesia punya menteri yang berani mengambil terobosan dan melakukan revolusi mental. Ribka menegaskan, Sri yang lebih dikenal sebagai antek neoliberalisme tak mungkin bisa melakukan perubahan revolusioner.
“Bagaimana mau revolusi mental, Sri Mulyani kayak gitu. Revolusi itu butuh orang yang revolusioner, wadah yang revolusioner, wadahnya Pak Jokowi. Mestinya para menterinya juga revolusioner dong. Ini yang dipilih antek neolib,” tegas Ribka.

Karenanya Ribka menegaskan, kembalinya Sri sebagai Menkeu justru akan menjauhkan Indonesia dari terwujudnya berdikari secara ekonomi sebagaimana cita-cita Bung Karno dalam Trisakti. “Bung Karno bisa nangis kayak gini,” pungkasnya.(far/jos/ ara/fas/jpnn)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pasar Respon Kehadiran Sri Mulyani"

Posting Komentar