Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Ganjil genap, Warga: Awasi ketat, antisipasi kecurangan dan macet di jalur alternatif

Warga Jakarta menilai pengawasan terkait pelaksanaan uji coba kebijakan ganjil genap pada hari pertama, Rabu (27/7) ini masih kurang menyeluruh, sehingga harus lebih diperketat.
Pernyataan tersebut disampaikan salah seorang warga, Rahmat Brian (34), yang mengaku cukup sering membawa mobil ke kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
"Saya setuju sama kebijakan ganjil genap. Tapi yang harus lebih diperhatikan adalah pengawasan sekaligus sanksi yang diberikan kepada pelanggar kebijakan itu," kata Brian di Jakarta, dikutip Antara Rabu pagi.
Dengan pengawasan dan pemberian sanksi yang tegas, menurut dia, maka kebijakan ganjil genap akan lebih efektif dalam mengurangi kemacetan di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota.
"Yang penting, jangan sampai ada celah yang akhirnya mengakibatkan kebijakan itu jadi gampang dicurangi. Makanya, pengawasannya harus diperketat dan sanksinya lebih berat," ujar Rahmat.
Dengan diberlakukannya ganjil genap, dia pun mengaku akan menggunakan kendaraan umum. Namun, dia berharap pelayanan kendaraan-kendaraan umum harus semakin ditingkatkan.
"Saya berharap jalur busway Transjakarta benar-benar steril dari kendaraan pribadi. Jadi, jangan sampai nanti orang-orang sudah naik kendaraan umum, tetapi masih macet," tutur Rahmat.
Hal senada juga diungkapkan oleh Edwinda Ari (28). Pegawai swasta yang kerap membawa mobil ke tempat kerjanya itu menilai pengawasan ganjil genap yang dilakukan secara manual dikhawatirkan akan dapat dicurangi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Kalau dilakukan secara manual, tentu pengawasan dan pengendaliannya akan lebih sulit. Mungkin ada saja nanti orang-orang yang nekat membuat plat nomor palsu. Jadi harus diperketat lagi pengawasannya," ungkap Edwinda.
Di sisi lain, dia juga menilai kebijakan ganjil genap dapat menimbulkan kemacetan di jalur-jalur alternatif, sehingga harus selalu dilakukan pengaturan lalu lintas.
"Menurut saya, ada kemungkinan malah justru kebijakan ganjil genap ini bisa menimbulkan kemacetan di jalur-jalur alternatif. Jadi, harus dipikirkan juga bagaimana mengatasinya," tambah Edwinda.
Seperti diketahui, pada hari ini, Ditlantas Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Dishubtrans DKI Jakarta mulai melakukan uji coba kebijakan ganjil genap di kawasan Thamrin, Sudirman, Kuningan dan Gatot Subroto.
Pelaksanaan uji coba dilakukan mulai 27 Juli hingga 26 Agustus 2016, setiap Senin hingga Jumat pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan pukul 16.00 hingga 20.00 WIB. Kebijakan ganjil genap tidak diberlakukan pada Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ganjil genap, Warga: Awasi ketat, antisipasi kecurangan dan macet di jalur alternatif"

Posting Komentar