Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Waspadai Calo Penerimaan Siswa Baru

Pendaftaran Siswa baru yang ada di Sekolah Favorit di Cilegon baik SMKN 1 dan SMAN 1 dipadati para peserta didik baru, Rabu (22/6).(RONALD SIAGIAN/BNN)
CILEGON – Sejumlah sekolah favorit di Kota Cilegon dibanjiri ratusan pes
erta yang mengikuti proses penerimaan siswa baru. Banjir peserta itupun, terlihat dibeberapa sekolah antara lain SMKN I Cilegon dan SMAN I Cilegon.
Melihat banyaknya peminat, pihak sekolah memperingatkan agar orangtua siswa tidak mempercayai calo-calo yang disinyalir berkeliaran di sekolah untuk menawarkan jasa menjamin siswa dapat diterima tanpa prasyarat.
Kepadatan prosesi penerimaan peserta didik baru (PPDB), sudah mulai terlihat sejak pukul 08.30 WIB di dua sekolah tersebut. Siswa SMP yang hendak mendaftarkan diri berdesak-desakan untuk mengambil formulir pendaftaran dan menunggu giliran menverifikasi data peserta didik.
Salah satu peserta didik baru yang turut mengantre, Nur Aini mengatakan, dirinya harus rela datang pagi untuk mendaftar ke SMKN I karena banyak peminatnya. Selain itu, kata Nur Aini, sekolah itu merupakan salah satu sekolah favorit yang ada di Kota Cilegon.
“Saya tadi datang pukul 08.00 WIB, itu pun kondisinya sudah ramai sekali. Ini juga saya baru selesai,” ungkapnya.
Peserta didik lain, Dita Rosna juga menyatakan rela harus mengantre panjang bersama dengan peserta lainnya. Menurutnya, sekolah SMKN I menjadi sekolah yang banyak diburu para peserta didik yang baru lulus SMP.
“Teman-teman saya banyak yang daftar ke sini, semoga saja kami diterima agar nanti pas kuliah juga bisa masuk universitas bagus,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMKN I, Widodo yang menyikapi membludaknya peserta didik baru di sekolah yang ia pimpin menjelaskan, pihaknya sudah mensiasati dengan membuat sistem antrean yang tepat untuk pembukaan pendaftaran tersebut. Namun kondisi tidak terkendali lantaran banyaknya peserta didik baru yang berinisatif hari pertama mendaftarkan diri di SMKN I.
“Tapi desak-desakan itu juga tidak berlangsung lama dan bisa ditertibkan lagi,” ungkap Widodo.
Widodo mengungkapkan, kursi yang tersedia untuk penerimaan siswa baru di SMKN I Cilegon sekitar terdapat 600. Untuk mengantisipasi pendaftaran yang melebihi kuota, pihaknya akan melakukan upaya penyaringan siswa berdasarkan hasil tes yang akan digelar serentak.
“Pendaftaran akan kita lakukan sesuai arahan dari Dindik kota Cilegon selama 3 hari kedepan,” jelasnya.
Wakil ketua PPDB SMAN I Cilegon Nuryasin mengatakan, kondisi pendaftaran siswa baru sudah mengantre pukul 07.15 WIB padahal jadwal pendaftaran baru akan dibuka pada pukul 09.00 WIB. Lantaran pendaftar sudah tidak dapat dibendung, pihaknya mempercepat pembukaan pendaftarannya.
“Kami tadi mulai 07.30 WIB karena kasihan banyak yang sudah mengantre,” ungkap Ketua Bidang Kesiswaan itu.
Kata Yasin, keterbutuhan kursi bagi siswa baru rata –rata perkelas akan diisi sebanyak 36 kursi siswa baru di sembilan kelas yang ada. Jika ada kelebihan kuota, hal itu merupakan kebijakan yang disesuaikan dengan kebijakan Dindik Cilegon.
“Jumlah perkelasnya sebanyak 36 orang, kalau ada kebijakan tambahan atau yang lainnya tergantung dari Dinas Pendidikan,” tandasanya.
Sementara saat disinggung terkait adanya calo-calo penerimaan siswa baru yang berkeliaran di sekolah-sekolah, kata Yasin, pihaknya sudah menghimbau kepada orangtua untuk tidak terpengaruh dengan jasa-jasa yang ditawarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Seluruh penerimmaan, mulai dari pendaftaran hingga tes diberikan secara gratis tanpa adanya pungutan biaya apapun.
“Himbauan itu sudah saya sampaikan termasuk dibagian fomulir. Pendaftaran dilakukan secara langsung saja, tidak perlu pakai perantara-perantara. Adapun kalau bapak ibu orangtua murid nomor antrean sudah abis, bukan berarti kami setop tetapi ada esok hari. Kita minta hindari jasa-jasa itu, baik itu calo atau joki,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Muhtar Gozali menjelaskan pihaknya tidak membenarkan bila terdapat pungutan dalam proses penerimaan siswa baru. Muhtar mengatakan, pihaknya sudah menghimbau ke sekolah-sekolah untuk menggratiskan semua biaya saat pendaftaraan berlangsung.
“Kita sudah instruksikan. Kalaupun ada, sampaikan itu ke dindik. Semua pendaftaran yang di sekolah negeri tanpa ada pungutan apapun. Kalau pun ada, jangan dihiraukan,” terangnya.
Sementara terkait adanya keberadaan calo-calo saat penerimaan siswa baru, pihaknya membantah bila praktik itu masih ditemukan saat pendaftaran masuk sekolah baru di Kota Cilegon. “Tidak ada hal-hal begitu. Itu isu jual kursi atau calo, itu tidak ada kita jamin lah,” ungkapnya.(nal/bnn)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Waspadai Calo Penerimaan Siswa Baru"

Posting Komentar