Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Surat Edaran Walikota Dikirim Lewat Titipan Kilat Rumah Makan Bandel, Buka Sejak Pagi

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan melakukan razia terhadap rumah makan di Pasar 8 Alam Sutra, Serpong Utara, Kamis (16/06).(DEMY SANJAYA/TANGSEL POS)
ALAM SUTERA – Para pemilik rumah makan di Kota Tangsel tetap membandel dengan membuka usahanya di luar dari ketetapan selama puasa. Dari Surat Edaran Walikota Tangsel, jam buka restoran di bulan Ramadan yakni pukul 12.00 WIB. Kenyataannya, banyak pengelola restoran melanggarnya.
Sesuai Surat Edaran Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Nomor 003.2/453/BUDPAR/2016 dan Nomor 010/XI-08/VI/2016 tentang jam buka restoran selama bulan puasa yakni Pukul 12.00 WIB. Surat ini sudah disebarkan ke para pemilik rumah makan.
Namun, kemarin, sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendapati tempat makan di Pasar 8 Alam Sutera, Kecamatan Serpong Utara tetap buka di pagi hari. Rumah makan yang buka di antaranya Mie Keriting Siantar Atek, Veggietiam, Ny Sui Yen, Kwetiau Sapi Pontianak 88, Pa No, dan lainnya.
Para pedagang langsung disuruh menutup usahanya dan gerobak mereka masing-masing dimasukan ke dalam ruko. Mereka beralasan belum menerima surat himbauan, padahal dari Kantor Kebudayaan Pariwisata (Budpar) Kota Tangsel sudah memberikan surat ke tenant dan pengelola Pasar 8 dan itu dibenarkan oleh pihak pengelola.
“Saya belum terima surat, pihak pengelola pun tidak memberitahukan ke kita untuk masalah jam buka,” ungkap pedagang yang namanya enggan disebutkan.
Sedangkan, Atek, pemilik Mie Keriting Siantar mengatakan dia sudah tahu ada surat tersebut, namun dari pengelola tidak menyuruh sehingga pihaknya tetap buka pada pagi hari. “Ini kan pasar, kalau buka siang tidak ada yang makan,” katanya.
Setelah dari Pasar 8 Alam Sutera, sidak pun dilakukan di Mal Living World Alam Sutera, di sana Satpol PP pun menemukan puluhan restoran yang melanggar jam operasional di bulan puasa, bahkan tidak ditutup dengan tirai seperti, Kafe Betawi, Sen Ju, Sapoer Penyer, dan Eaton.
Kepala Satpol PP Azhar Syam’un dan Kepala Budpar Yanuar langsung menanyakan ke setiap tenant, namun mereka mengaku kalau belum mendapatkan surat pemberitahuan.
Wisnu, perwakilan Living World mengatakan pihaknya sudah memberikan surat ke pemilik tenant melalui titipan kilat. “Kita sudah memberikan ke semua pemilik melalui titipan kilat,” katanya.
Jawaban Wisnu itu langsung ditanggapi Azhar. Dia mengatakan kalau sudah dikirim, kenapa tenant masih buka di luar jam yang ditentukan, kenapa mereka bilang belum terima. Bahkan Azhar menambahkan Pemkot ingin memberikan surat langsung ke tenant namun, tidak diperbolehkan oleh Living World.
“Kenyataannya seperti ini. Mereka masih melanggar. Kita mau kasih tapi gak boleh, tapi pengelola yang mau kasih kenyataanya masih buka,” tegasnya.
Setelah dari Living World, Satpol PP pun menemukan tempat refleksi yang masih buka di sepanjang Jalan Raya Serpong. Ada tujuh tempat refleksi yang tetap beroperasi. “Kita tutup, dan tidak boleh buka selama bulan puasa ini,” jelas Azhar.
Refleksi yang buka itu seperti Mahkota di Ruko Vila melati, Jempol Sehat Pijat Kesehatan, Setia Sehati dan lain-lainnya. “Kita akan terus monitor selama satu minggu ke depan, kita tidak segan-segan untuk mencabut izin mereka jika mereka masih melakukan kesalahan,” tegasnya.
Sedangkan, dari sidak di BSD Square, beberapa rumah makan, resto dan tempat hiburan yang ada di lokasi tersebut sudah menerapkan aturan terkait jam buka usaha. Pihak manajemen juga sudah menginfokan aturan jam buka selama Ramadan melalui selebaran yang ditempel di depan toko.

Sementara, Kepala Budpar Kota Tangsel, Yanuar mengatakan,pihaknya sudah menyebarkan 1.500 surat imbauan walikota bersama MUI. “Bahkan anak buah saya menerima surat bahwa surat mereka telah diterima namun, kenyataannya mereka masih ngeyel buka dengan alasan belum menerima surat edaran,” terang Yanuar.(fit/irm)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Surat Edaran Walikota Dikirim Lewat Titipan Kilat Rumah Makan Bandel, Buka Sejak Pagi"

Posting Komentar