Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Ruko Sudah Dibongkar, Lahan Belum Diratakan Flyover Gaplek Terkatung-katung

PAMULANG – Proyek Flyover Gaplek, Kecamatan Pamulang terkatung-katung. Sudah sejumlah bidang lahan dibebaskan namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda jembatan layang itu dikerjakan. Pemkot Tangsel akhirnya mendesak kepada pemerintah pusat untuk segera menggarapnya.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel, Retno Prawati mengungkapkan Pemkot telah mengirimkan surat ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tentang rencana pembangunan Flyover Gaplek itu.
“Pemkot sudah mengirimkan surat melalui kami dari Sekda. Surat itu dimaksudkan agar Kementerian untuk melakukan perataan tanah bagi bidang-bidang yang sudah dibayarkan,” katanya.
Pembangunan Flyover Gaplek dimaksudkan untuk menyelesaikan kemacetan di Simpang Gaplek. “Pada dasarnya Kementerian telah menganggarkan pembangunan sejak beberapa tahun lalu. Namun selalu gagal karena persoalan pembebasan lahan. Mudah-mudahan saja akan ada pengerjaan perataan lahan yang sudah dibebaskan,” imbuhnya.
Plt Sekda Kota Tangsel, H Muhamad, mengharapkan agar pengerjaan flyover dapat segera dilakukan. Flyover Gaplek menjadi jalan keluar mengurai kemacetan yang selalu terjadi di kawasan tersebut. “Seharusnya sudah mulai ada pengerjaan perataan lahan terlebih dahulu sambil menunggu pembayaran lahan selesai semua. flyover menjadi sangat penting untuk mengurai kemacetan di titik itu,” katanya.
Pantauan Tangsel Pos di kawasan Gaplek, kemarin, dari deretan pool taxi mengarah ke perempatan Gaplek, baik pada sisi kanan dan kiri jalan, bangunan mulai dibongkar. Pemilik ruko rata-rata mengeser bangunanya ke arah belakang sedangkan, bangunan bagian depan yang terkena pelebaran dirombak.
Bangunan lebih banyak ruko, ada juga tempat tinggal dan kios-kios kecil serta bengkel mobil. Namun demikian ada sebagian yang masih bertahan. Seperti, Ardi (40), salah satu pemilik bengkel mobil di kawasan itu.
Dia mengaku masih bertahan karena menunggu pemiliknya meminta pindah. “Masih menunggu jika memang harus pindah kami pindah,” katanya.
Kepala Bagian Pertanahan Sekretariat Daerah Kota Tangsel, Heru Agus Santoso sebelumnya pernah menerangkan tengah melayangkan surat pembongkaran sebanyak dua kali kepada warga. Surat itu agar dapat ditindaklanjuti oleh pemilik lahan yang sudah dibayar.
Upaya ini ditempuh, dikarenakan banyak tempat yang telah dibayarkan malah disalah gunakan dengan menyewakan kembali sebagai tempat untuk usaha. Jelas ini sudah menyalahi aturan maka dari itu agar tidak ada celah penyalahgunaan harap dibongkar.
“Kenyataan di lapangan demikian banyak yang sudah dibayar, tapi tempatnya malah disewakan kepada orang,” kata Heru.(din)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ruko Sudah Dibongkar, Lahan Belum Diratakan Flyover Gaplek Terkatung-katung"

Posting Komentar