Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Pengolahan Sampah Terpadu di Pasar Ciputat Mendesak

CIPUTAT – Sampah hingga kini menjadi momok semua pihak. Namun demikian tidak boleh membiarkan hal itu terjadi dan perlu ada jalan keluar untuk menyelesaikannya. Kondisi ini terlihat di kawasan Pasar Ciputat yang semakin hari semakin menumpuk, terlebih saat puasa lantaran sampah bertambah seiring banyaknya konsumsi dan pedagang.
Kepala Seksi Pengumpulan dan Pembuangan Sampah, Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel, Wismansyah Musa menuturkan perlu ada pengolahan sampah di kawasan pasar supaya dapat tertangani dengan baik seperti pengolahan sampah untuk memilah organik dan anorganik. “Idealnya di Pasar Ciputat punya area komposting sampah tersendiri,” tuturnya.
Menurutnya, sampah di pasar kebanyakan merupakan organik, sisa sayuran dan lain-lain. Ini berpotensi besar untuk komposting yang bisa dimanfaatkan untuk tanaman. Bahkan dapat dijual belikan pada budidaya tanaman. “Manfaat dari komposting adalah untuk mengurangi beban transportasi dari pasar ke Cipeucang,” tambahnya.
Jika cara itu berjalan, maka secara otomatis sampah yang masuk ke Tempat Pembaungan Akhir (TPA) Cipeucang akan berkurang. Ia pun menyoroti pembuangan sampah baik pedagang dan masyarakat belum sepenuhnya membuang pada tempat yang telah disediakan, padahal sudah ada bak truk untuk pengangkutan sampah. “Saya sumbang saran, DED dan FS rencana revitalisasi Pasar Ciputat nantinya bisa ada komposting sampah,” papar Wisman.
Kabid Kebersihan, DKPP Tangsel Yepi Suherman menjelaskan, pengangkutan sampah per hari dengan mengerahkan armada 45 truk, mobil pickup sebanyak 32 unit rata-rata dua jenis kendaraan itu kali dalam sehari mengangkut sampah. Semestinya jika masyarakat sudah sadar memilah sampah tidak perlu dua kali cukup sekali saja.
“Per hari 250 ton sampah masuk ke Cipeucang. Jika dibarengi dengan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah otomatis daya angkut yang masuk ke TPA akan menyusut. Kami sangat mengharapkan sekali,” harap Yepi.
Ia menghimbau kepada pedagang dan masyarakat di kawasan Pasar Ciputat agar turut menjaga kebersihan sekitar. Jangan sampai sampah selalu berceceran meski sudah disiapkan tempat sampah. “Jika ini masih terjadi dapat mencerminkan pola masyarakat belum sepenuhnya sadar menjaga kebersihan,” paparnya.
Camat Ciputat Andi D Patabai mengatakan, pihaknya juga mengusulkan pengolahan sampah di Pasar Ciputat secara terpadu. Dengan dilaksanakannya pengolahan terpadu disamping mengolah sampah secara modern melalui insenerator, sampah diolah dan dipilah dari jenisnya termasuk dengan program kompos.
“Kami sudah siapkan SDM terkait pengelolaan terpadu di Pasar Ciputat, lahan juga sudah disiapkan di dekat pasar yang khusus untuk sampah,” terangnya.(din)
Sumber : http://tangselpos.co.id/

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengolahan Sampah Terpadu di Pasar Ciputat Mendesak"

Posting Komentar