Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Pasar Serpong Jual Daging Sapi Busuk

Petugas gabungan Pemkot Tangsel melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di
Pasar Serpong, Jumat (24/6).(DEMY SANJAYA/TANGSEL POS)
SERPONG – Daging sapi busuk beredar di Pasar Serpong. Itu ditemukan dari inspeksi mendadak (sidak) Pemkot Tangsel bersama aparat kepolisian, kemarin. Di salah satu lapak pedagang, daging tak layak konsumsi itu masih dijual.
Sidak gabungan di pasar terletak di Jalan Pahlawan Seribu itu melibatkan petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Polres Tangsel. Setibanya di pasar tradisional itu, para petugas langsung menelusuri lapak-lapak pedagang.
Di salah satu lapak, petugas mencurigai gumpalan daging sapi yang sedang dikerubungi lalat. Ternyata daging tersebut sudah seminggu dijual dan tak layak konsumsi. Kemungkinan karena tak ada yang membeli, daging tersebut tetap dijual.
Kabid Pertanian DPKP Kota Tangsel, Nungraheni mengungkapkan dalam sidak gabungan melakukan pengecekan daging sapi dan ayam. Tanpa diduga dalam sidak itu ditemukan daging tak layak konsumsi. “Kami temukan daging sapi dan balung seberat empat kilogram dalam keadaan tidak layak konsumsi” katanya.
Atas temuan itu petugas langsung menyitanya untuk pengecekan lebih lanjut. “Kami memberikan peringatan kepada yang bersangkutan jangan sampai menjual daging tidak layak konsumsi lagi. Jika masih membandel kami akan koordinasi dengan pengelola Pasar Serpong,” tandasnya.
Nungraheni menerangkan pengelola Pasar Serpong harus menindak tegas pedagang yang nekat menjual barang tak layak konsumsi. “Pengelola pasar bisa mencabut izin dagang apabila mereka masih membandel,” tambahnya.
Sekretaris Disperindag Kota Tangsel, Malik Kuswari mengatakan operasi gabungan bersama DPKP, Satpol PP, dan Polres Kota Tangsel dilakukan jelang Lebaran. “Sidak pada pagi ini (kemarin-red) khusus untuk barang berbahaya misalnya, Kadaluwarsa dan tidak layak konsumsi. Makanya harus gabungan,” terangnya.
Lanjut Malik, berbeda dengan sidak harga dilakukan secara berkala setiap pekan namun, tidak melibatkan berbagai pihak. Dengan alasan tujuan sidaknya soal harga bukan soal barang berbahaya. “Kalau sidak soal harga tak perlu membawa pihak kepolisian,” tambahnya.
Malik menilai jelang Lebaran Idul Fitri kerap muncul berbagai macam ulah pedagang untuk meraup keuntungan. “Masyarakat harap berhati-hati dalam berbelanja, teliti, dan amati barang yang hendak dibeli,” pesan ia.
Kasi Analisa Pasar Disperindag Kota Tangsel, Edwin Qodriyanto menuturkan 10 hari jelang Lebaran harga daging sapi dan ayam tetap stabil. Daging sapi dijual Rp 130.000 per kilogram sedangkan, daging ayam Rp 35 ribu per kilogram.
“Harga minggu kemarin dengan pekan ini sama tidak ada lonjakan. Kami memprediksi hingga Lebaran tidak mengalami lonjakan,” paparnya.
Selain itu, harga cabe rawit juga masih stabil di angka Rp 32 ribu per kilogram, caber keriting merah Rp 28 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan Rp 23 ribu per liter, minyak curah 12 ribu per liter, dan gula pasir Rp 16 ribu per kilogram.
Anggota Satnarkoba Polres Tangsel, Aiptu Ridwan Aritonang menegaskan dirinya dan dua anggota lainya hanya mendampingi kegiatan sidak pasar. Adanya temuan daging tidak layak huni sepenuhnya diserahkan kepada Pemkot Tangsel.
“Kami serahkan ke pemkot Tangsel yang menangani. Jika mereka melimpahkan kepada kepolisian baru akan ditindaklanjuti,” katanya.(din)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pasar Serpong Jual Daging Sapi Busuk"

Posting Komentar