Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Ngebut di Ciater, Siswa SMP 11 Tewas Tabrak PJU

Seorang Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) tergeletak dijalan setelah menabrak Tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Ciater Raya, Ciputat, Rabu (8/6)

CIPUTAT- Abimanyu Devananda (14) Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) 11 Tangsel tewas ditempat, saat kendaraan sepeda motor yang dikendarai tidak bisa dikendalikan menabrak tiang PJU di Jalan Ciater Raya,Kelurahan Serua,Kecamatan Ciputat,Kota Tangerang Selatan (Tangsel),Rabu (8/6) Pukul 14.10 Wib.
Berdasarkan saksi Mata di lokasi kejadian Dedi yang merupakan seorang satpam di Perumahan menjelaskan, motor Mio soul dengan nomor kendaraan B 6124 WBF dalam kondisi ngebut kencang dan ingin menyalip mobil namun tidak dapat akhirnya banting kanan, lalu menabrak tiang PJU yang ada di dekat Jembatan Ciater.
“Posisinya dari bunderan kearah Serpong ngebut,Lalu terjatu kena PJU dan Kepala kena batu,”ungkapnya.
Dia mengatakan, pengendara Mio soul tersebut tidak menggunakan helm, dan mati ditempat. “Pas kita cek,sudah gak bernapas,lalu kita bawa ke Puskesmas Pondok Benda,”Jelasnya.
Sementara,ibu korban Yuli saat ditemui di Puskesmas Pondok Benda mengatakan tidak punya firasat apa-apa terkait meninggal anaknya.
“Kita tadi sempet ribut,ayahnya sebelum berangkat dinas ke Riau selama dua bulan,nyuruh Abimanyu jaga saya dan kakaknya, tapi anak saya ini semenjak puasa,jarang dirumah dan bantu orang tua, dan kakaknya kesel lalu ribut omongan,”jelasnya.
Kakaknya sempet marah dan bilang sudah tidak usah pulang sekalian.”Saya pikir Kan sudah biasa berantem seperti itu, jadi saya gak punya firasat apa-apa,”katanya.
Lanjutnya, dirinya melihat anaknya sekilas menggunakan kaos putih dan celana panjang Levis biru lalu jalan.”Biasanya saya selalu ingetin anak saya pakai helm,tapi ini saya gak sempat ingatan,”ungkapnya sambil mengatakan anaknya ijin untuk bermain kerumah temannya di Lengkong Gudang Timur (leguti).
Yuli mengatakan,setiap siang hingga sore,anaknya selalu main kerumah temannya.”Sudah beberapa hari ini anak saya pulang sore terus,main dirumah temannya,”kata Yuli sambil menjelaskan kalau anaknya baru duduk di Kelas 2, SMP 11 Tangsel.
Saat ditanya,dapat kabar darimana anaknya kecelakaan, Yuli dengan menggunakan kemeja biru sambil menelpon sudaranya mengatakan,dia ditelp pihak puskesmas kalau anaknya ada di puskesmas, saat dirinya Tanya kenapa,dia disuruh datang saja.
“Saya gak tahu kalau anak saya sudah meninggal, saya dikabarkan bahwa anak saya ada di Puskesmas pondok benda karena korban kecelakaan,”katanya.
Sementara Bribda Febri dari Polres Tangsel menjelaskan, bahwa korban dalam posisi Ngebut dan ingin menyalip. Namun tidak bisa mengendalikan kendaraannya yang dibawanya.
“Korban tidak bisa mengendalikan motornya,lalu menabrak PJU yang ada di Jalan Ciater Raya,”pungkasnya.(irm)
.(DEMY SANJAYA/TANGSEL POS)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ngebut di Ciater, Siswa SMP 11 Tewas Tabrak PJU"

Posting Komentar