Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Mulai Garap Pembangunan Tahap Dua Terminal Pondok Cabe Dikucur 80 M

PAMULANG -Tahap dua pembangunan Terminal Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang segera dimulai. Total keseluruhan anggaran proyek terminal tipe A ini sekitar Rp 104 miliar. Tahun ini bakal dikucur Rp 80 miliar dari APBD Kota Tangsel dan hibah Pemprov DKI Jakarta.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangsel, Teddy Meiyadi menegaskan Pemkot Tangsel menganggarkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2016 Rp 40 miliar untuk pembangunan Terminal Pondok Cabe ini. Sedangkan, Rp 40 miliar lagi dari Provinsi DKI.
“Tahun ini akan dilanjutkan pembangunan tahap kedua. Anggarannya ada dari APBD Tangsel dan DKI sebanyak 80 miliar rupiah,” katanya.
Tahun sebelumnya, DKI memberikan bantuan untuk pembangunan Terminal Pondok Cabe sebesar Rp 60 miliar namun, hanya terserap sebesar Rp 20 miliar untuk membangun jalan di kawasan terminal itu. Pada 2016 ini, sisa uang tahun kemarin diminta Pemkot untuk membiayai lagi pembangunan terminal tersebut.
“Akhirnya Tangsel mengajukan kembali uang yang sebelumnya sisa sebesar 40 miliar rupiah untuk digunakan pada pembangunan tahun ini ditambah dengan anggaran dari Pemkot,” jelas pria berkacamata ini.
Target pembiayaan pembanguan Terminal Pondok Cabe sebesar Rp 104 miliar. Maka dari itu sisanya nanti akan diusahakan kembali hingga rampung oleh Pemkot Tangsel. Kendati pembangunan terminal itu sebetulnya wacana Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
“Semula itu program Kemenhub termasuk pembiayaan pembangunan fisik terminal. Namun akhrinya Kemenhub hingga kini tak kunjung juga menyalurkan pembiayaan dan akhirnya Pemkot Tangsel yang mengucurkan dana itu,” imbuhnya.
Berdasarkan Undang-Undang No 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah jenis terminal tipe A kewenangan provinsi dalam hal ini pengelolaanya ada di Kemenhub. Secara defacto Tangsel tidak memiliki otoritas apapun untuk mengelola nantinya.
Pembangunan Terminal Pondok Cabe berawal dari penggusuran Terminal Lebak Bulus Jakarta Selatan yang dibangun untuk Mass Rapid Transit (MRT) oleh Pemprov DKI. Akibatnya wak bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang biasa mangkal di Lebak Bulus akhirnya tidak memiliki terminal.
Anggota Paguyuban Mitra Niaga yang mengelola arena Terminal Pondok Cabe, Sunarto (50) menerangkan sejak akses masuk ke terminal dibenahi pada tahun lalu, kondisi terminal masih tetap saja sepi dari penumpang.

“Walaupun saat ini belum sepenuhnya memadai dari fasilitas namun, Terminal Pondok Cabe memberikan banyak kemudahan bagi warga sekitar. Mereka tidak lagi jauh-jauh mencari bus, baik warga Bojong Sari, Cinere, Parung dan Pamulang,” tuturnya.
Ia memastikan jika terminal kondisinya sudah seratus persen bagus tentunya akan ramai. Awak bus pun pasti akan masuk ke aren terminal dan tidak ada lagi ngetem di tepi jalan dengan membuat terminal bayangan seperti yang ada di beberapa titik di Ciputat.
“Saat ini masih banyak terminal bayangan, seperti di Pasar Ciputat. Tapi kalau terminal ini (Pondok Cabe- red) sudah berjalan pasti mereka akan masuk ke sini,” imbuhnya.(din)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mulai Garap Pembangunan Tahap Dua Terminal Pondok Cabe Dikucur 80 M"

Posting Komentar