Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Memperkosa Anak dibawah Umur Kakek 3 Cucu Diganjar 8 Tahun 6 Bulan Penjara

Ilustrasi net
SERANG – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang menjatuhkan pidana penjara selama delapan tahun dan enam bulan penjara terhadap Cokrom alias Ompong (51). Putusan dijatuhkan setelah kakek tiga cucu asal Kota Serang ini dianggap terbukti melakukan tindak pemerkosaan terhadap seorang gadis bisu berinisial NH (15) hingga hamil.
Hal tersebut terungkap dalam sidang di PN Serang, Kamis (23/6). Sidang dipimpin Emy Cahyani Widiastuti dan JPU Kejari Serang, Bahtiar Hilmi. Sedangkan terdakwa Cokrom didampingi pengacaranya, Isbanri.
“Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Cokrom alias Ompong dengan pidana penjara selama delapan tahun dan enam bulan penjara dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap berada di dalam tahanan,” ujar Emy saat membacakan amar putusan.
Selain dijatuhi pidana penjara, terdakwa juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp60 juta. Jika denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama tiga bulan. Dalam amar putusannya, majelis hakim sependapat dengan dakwaan JPU bahwa perbuatan terdakwa telah melanggar dakwaan primair Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor: 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Dalam pertimbanganya, perbuatan terdakwa telah merusak masa depan korban dan berbelit-belit sebagai hal yang memberatkan. Sementara hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya.

Putusan yang dijatuhkan majelis hakim terhadap terdakwa tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU. Sebelumnya, pada persidangan lalu JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama sembilan tahun ditambah pidana denda Rp60 juta subsidair enam bulan kurungan. Atas putusan tersebut, baik JPU dan terdakwa menyatakan menerima. “Kami menerima yang mulia,” ujar JPU Kejari Serang, Bahtiar Hilmi.
Kasus pemerkosaan yang dilakukan Cokrom ini terjadi pada awal Januari 2015 lalu. Saat itu, terdakwa merangsek masuk ke dalam rumah korban NH. Sebelum masuk ke dalam rumah terdakwa sudah mengintainya. Ketika orangtua dan kakaknya pergi, terdakwa masuk ke dalam rumah.
Agar tidak ada yang curiga, terdakwa berlagak bertamu ke rumah NH dan mengetuk pintu. Saat bertemu dengan NH, terdakwa langsung menggiringnya ke dalam kamar dan membekap mulutnya. Tanpa basa basi, terdakwa langsung memperkosanya. Selang beberapa menit kemudian, YP kakak NH pulang ke rumah.
Curiga, YP kemudian menanyakan alasan terdakwa masuk ke dalam rumahnya. Seakan tanpa bersalah, terdakwa mengaku baru saja membetulkan kipas. NH sempat bungkam saat ditanya YP di dalam kamar terkait bertamunya terdakwa. Namun keesokan harinya, NH akhirnya memberanikan diri menceritakan dengan bahasa isyarat telah diperkosa oleh terdakwa.
Beberapa pekan dari pemerkosaan tersebut, NH ternyata positif hamil. Hal tersebut berdasarkan pemeriksaan dokter RSUD dr Drajat Prawiranegara yang menyatakan NH hamil dengan usia kandungan 15 minggu pada 15 April 2016 lalu. Kasus pemerkosaan tersebut kemudian dilaporkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Serang. Selang beberapa hari dari laporan itu, terdakwa akhirnya ditangkap.(ned/mor/bnn)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Memperkosa Anak dibawah Umur Kakek 3 Cucu Diganjar 8 Tahun 6 Bulan Penjara"

Posting Komentar