Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Harga Sembako Terus Melonjak Airin & Kapolres Rapat Bahas Inflasi

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie serta Kapolres Tangsel AKBP Ayi Supradan menghadiri rapat koordinasi Stabilisasi Pangan dan In asi menjelang Idul Fitri di Serpong, Selasa (7/6).

SERPONG – Harga kebutuhan bahan pokok melonjak di bulan puasa ini. Meski begitu tak membuat inflasi di Kota Tangsel naik tinggi. Di kota hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini inflasi malah terendah dibandingkan dengan daerah lainnya.
Kepala Seksi Statistik Harga Konsumen Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, Husin Maulana mengungkapkan inflasi di Kota Tangsel mencapai 0,15 persen, sedangkan di wilayah lainnya mencapai 0,43 persen. Angka inflasi tersebut menunjukkan permintaan masyarakat tidak terganggu di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok.
Rendahnya inflasi ini, disebabkan dua kali penurunan harga BBM pada awal tahun ini. Selain itu, inflasi tersebut dipengaruhi perkembangan ekonomi secara umum dan keseimbangan penawaran dan permintaan.
“Artinya, akibat penurunan harga BBM, ada dampaknya (inflasi terkendali-red),” jelasnya saat rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Serpong, kemarin.
Untuk itu, dalam rangka menekan angka inflasi di Tangsel, Pemkot Tangsel menggelar rapat TPID yang dihadiri Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Kapolres Tangsel AKBP Ayi Supardan, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten, Tim TPID Provinsi Bante, beserta seluruh SKPD terkait di Tangsel.
Wakil Walikota Benyamin Davnie mengatakan rapat ini penting dilakukan karena ada beberapa komoditi barang yang naik di pasaran. Dengan adanya rapat ini diharapkan nantinya bisa ditanggulangi atau paling tidak diminimalisir.
“Ada beberapa item pokok mengalami kenaikan, di antaranya daging sapi, ayam potong, broiler, dan telur. Sampai dengan hari ini di antara bahan pokok yang mengalami kenaikan adalah daging, prersentasi kenaikan sebesar 20% dari harga normal,”ungkapnya.
perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten, Budiarto menyampaikan seluruh kabupaten dan kota di Banten sudah punya tim TPID. Kondisi di PBanten terbilang stabil, inflasi di Mei disebabkan karena kebutuhan komoditas pangan naik memasuki bulan suci Ramadan, dibandingkan dengan Desember yang perbandingannya sebesar 0,43%. Sementara untuk penyumbang inflasi terbesar di Banten ada di Kota Serang.
“Inflasi sebenarnya hanya permainan mental di masyarakat saja oleh pihak media massa, karena sebetulnya komoditas pangan, tersedia, harga terjangkau, pendistribusian juga dekat. Oleh karena itu publikasi ke pihak media juga harus dilakukan agar masyarakat tahu akan perkembangan harga pokok khususnya dalam bulan suci Ramadan ini,” terangnya.
Walikota Airin Rachmi Diany menyampaikan bahwa sesuai dengan instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjhajo Kumolo bahwa setiap kepala daerah harus memperhatikan sejumlah hal terkait kebutuhan pasokan pangan selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1437 H, untuk itu Pemkot terus melakukan pemantauan harga.
”Kita harus memantau perkembangan harga harian secara intensif di pasar dan bila terjadi kenaikan harga yang di luar kewajaran, mengambil langkah kordinatif untuk menstabilkan harga. Pastikan juga keamanan dan kelancaran distribusi barang di daerah masing-masing seperti pasar tumpah, kerusakan jalan, dan hambatan lain yang menganggu kelancaran distribusi regional/nasional dan carikan solusinya bila ada masalah tersebut,” kata Airin.
Airin menambahkan awasi stok barang kebutuhan pokok yang dimiliki pedagang harian guna mengetahui perkiraan kebutuhan stok harian barang kebutuhan pokok di pasar. Selain pantauan tersebut, ia juga meminta agar jalin kordinasi dengan instansi daerah.
“Pastikan pelaku usaha tidak menaikan harga secara tidak wajar dan menimbun barang dalam rangka spekulasi dengan melakukan pengawasan terpadu bersama-sama,” ungkapnya.

Airin berharap agar para kepala SKPD terkait sudah menjalankan apa yang sudah direncanakan apa yang sudah dirapatkan beberapa waktu lalu dan mengimbau masyarakat dalam pola konsumsi untuk menghindari adanya penimbunan bahan baku.(irm)(DEMY SANJAYA/TANGSEL POS)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Harga Sembako Terus Melonjak Airin & Kapolres Rapat Bahas Inflasi"

Posting Komentar