Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Dua Raperda Masuk Tahap Finalisasi Dewan Debat Soal Larangan Penjualan Rokok


Ilustrasi
SERPONG-Pembahasan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sudah hampir rampung. Namun saat ini yang sudah dapat dipastikan masuk tahap finalisasi yaitu, Raperda Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah dan Raperda revisi Perda Tentang Pajak Daerah.
Sedangkan dua Raperda lainnya yakni, Raperda Tentang Urusan Pemerintah dan Raperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) masih dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Tangsel.
Raperda Urusan Pemerintah masih butuh payung hukum di atasnya berupa peraturan pemerintah. Sementara, Raperda KTR terjadi pembahasan cukup alot soal klausul larangan penjualan dan pembatasan iklan rokok.
Wakil Ketua DPRD Tangsel, Ahadi mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Bagian Hukum Pemkot Tangsel agar setelah dilakukan finalisasi oleh Pansus segera diselesaikan dan bisa dimasukan ke lembaran daerah untuk diundangkan.
“Jangan sampai nantinya ketika sudah selesai difinalisasi oleh Pansus, justru malah tersendat di Bagian Hukum,” ujarnya.
Sedangkan, Sekretaris Pansus Raperda KTR, Muhamad Azis menerangkan masih banyak kalusul-klausul yang akan dimasukan, sehingga masih membutuhkan waktu lebih panjang lagi dalam finalisasi Raperda tersebut.
“Masih ada klausul-klausul yang akan kita masukan ke dalam Raperda KTR ini. Makanya kita butuh sedikit waktu lagi. Kami tidak ingin terburu-buru, karena khawatir nanti justru Raperda ini tidak efektif ketika diterapkan karena banyak yang terlewatkan,” jelasnya.
Azis mencontohkan misalnya saja persoalan larangan penjualan rokok dan pembatasan iklan rokok di Tangsel, masih menjadi perdebatan di Pansus. “Semuanya harus selesai dengan baik dan sekarang ada pasal-pasal yang masih menjadi perdebatan,” tuturnya.
Sedangkan dari Raperda Urusan Pemerintah, Anggota Pansus Raperda tersebut, Saprudin mengaku masih terus melakukan konsultasi kepada ahli hukum tata negara. Karena sulit mengesahkan Raperda tersebut, sementara Peraturan Pemerintah diatasnya belum dibentuk oleh pemerintah pusat.
“Tidak mungkin Raperda dibentuk, sedangkan payung hukum diatasnya seperti Peraturan Pemerintah belum ada. Makanya kita terus konsultasi ke ahli hukum,” bebernya.
Sedangkan, Raperda Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah hanya tinggal sedikit lagi selesai, bahkan targetnya minggu ini akan masuk ke tahap finalisasi oleh Pansus.
Namun, dari draft yang diserahkan oleh Pemkot Tangsel sebagai penginisiasi Raperda tersebut, Pansus masih melakukan penambahan pasal. Yaitu, nantinya dalam perencanaan pembangunan daerah itu akan ada penambahan muatan lokal dalam melakukan kaijan dan pembangunan Tangsel ke depannya.
“Minggu ini akan masuk ke tahap finalisasi, tapi kita akan ada penambahan poin atau pasal, yaitu akan kita masukan muatan lokal dalam pembangunan Tangsel nantinya dalam Raperda tersebut,” beber Rizky Jonis, Sekretaris Pansus Raperda Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah.(dra)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dua Raperda Masuk Tahap Finalisasi Dewan Debat Soal Larangan Penjualan Rokok"

Posting Komentar