Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Berpotensi Melakukan Pencemaran Lingkungan, 111 Perusahaan Dibawah Pengawasan Ketat

SERANG – Badan Lingkungan Hdup (BLH) Kabupaten Serang merilis sedikitnya ada 111 perusahaan yang beresiko melakukan pencemaran lingkungan, sebab pengelolaan lingkungan hidupnya selama ini dianggap terlalu berbahaya.
Kepala BLH Kabupaten Serang, Irawan Noor mengatakan, untuk mencapai kelestarian lingkungan hidup BLH terus melakukan upaya. Salah satunya dengan melakukan pengawasan terhadap 500 perusahaan yang ada di Kabupaten Serang.
Dari hasil pengawasan terungkap bahwa tidak semua pengawasan lingkungan hidup di perusahaan bisa dilepas. “Dari yang tercatat di kami sekitar 500 perusahaan memang ada beberapa perusahaan yang perlu dilakukan pengawasan terkait pengelolaan lingkungan hidup,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela acara peringkatan hari lingkungan hidup di Ponpes Nurul Ilmi Darunnajah, Desa Sindang Heula, Kecamatan Pabuaran, Kamis (2/6).
Ia menuturkan, dari 500 perusahaan itu terdapat 250 perusahaan yang pengelolaan lingkungan hidupnya perlu ditingkatkan. Kemudian terdapat 111 perusahaan yang sedang dilakukan pengawasan intensif karena beresiko melakukan pencemaran lingkungan hidup.
“Pemahaman, penataan dan kemauan pengelolaan lingkungan hidupnya harus disamakan. Pengawasan kami intensif kepada 111 perusahaan karena beresiko tanpa melepas pengawasan ke perusahaan lainnya,” katanya.
Dengan temuan tersebut, BLH sudah melakukan pembenahan secara bertahap. Salah satunya melakukan pembenahan teknis dengan menggelar pelatihan kepada operator pengelolaan limbah di perusahaan penghasil limbah.
“Bimbingan teknis kepada personel penanggung jawab pengelolaan lingkungan hidup di perusahaan-perusahaan terus kami lakukan. Pada 2015, bimbingan itu sudah mencapai angkatan kelima dengan total 400 peserta dari sekitar 300 perusahaan. Bimbingan itu untuk mematangkan kemampuan dalam menangani masalah pencemaran melalui komunikasi dan teknis operasional yang efektif,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, soal lingkungan hidup Pemkab Serang telah menyatakan komitmennya. Pada tahun ini Pemkab Serang juga menawarkan pihak ketiga sebagai pengelola lingkungan hidup ke perusahaan-perusahaan di Kabupaten Serang.
“Perusahaan yang secara teknis tak mampu untuk menanganinya, Pemkab berikan solusi dengan menawarkan perusahaan yang memang ahli dalam pengelola lingkungan hidup. Itu sudah berjalan sejak tahun lalu dan hasilnya cukup baik,” tuturnya.(ava/yul, http://tangselpos.co.id/)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berpotensi Melakukan Pencemaran Lingkungan, 111 Perusahaan Dibawah Pengawasan Ketat"

Posting Komentar