Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Bang Ben Jawab Tanggapan Fraksi-Fraksi DPRD Soal LPj APBD 2015

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Ahadi, Wakil Ketua DPRD Tangsel Saleh Asnawi, Ketua DPRD Tangsel Muhammad Ramli, serta PLT sekda Muhammad berbincang setelah mengikuti Rapat Paripuna DPRD Kota Tangerang selatan dalam rangka pertanggung jawaban APBD TA.2015 di Graha Widya Bakti, Puspitek, Setu, Senin (20/6).(DEMY SANJAYA/TANGSEL POS)
SETU – Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie memberikan jawaban atas pandangan seluruh Fraksi DPRD Tangsel dalam Paripurna Raperda Pertanggungjawaban APBD 2015 dalam paripurna yang digelar di gedung Puspitek, Setu, kemairn. Bang Ben, sapaan karib Benyamin Davnie menjelaskan secara rinci terhadap pandangan sebagian besar fraksi yang menyoal besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA).
Menurutnya, adanya SILPA pada laporan keuangan tahun 2015 itu, karena berasal dari kemampuan pendapatan daerah, adanya efisiensi dan efektivitas kerja. “Adanay SILPA ini, karena efiesi dan efektifitas kerja yang kami lakukan dalam pengelolaan anggaran sebelumnya,” tegasnya.
Ditambahkan Bang Ben, SILPA dan anggaran yang kurang terserap secara maksimal lantaran ketersediaan waktu pelaksanaan pekerjaan terbatas serta perencanaan yang masih lemah dan kurang tepat. “waktu lelang serta pelaksanaan terkadang menjadi penghambat kegiatan, kami antisipasi kedepannya dengan perbaikan perencanaan,” ungkapnya.
Meski banyak kritik dari DPRD Tangsel soal SILPA tersebut, Bang Ben mengaku menyambut baik saran seluruh Fraksi DPRD Tangsel, diantaranya adalah evaluasi total dan menyeluruh akan dilakukan bersamaan dengan reorganisasi perangkat daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan.
“Saran-saran seperti evaluasi akan kami perhatikan disesuaikan dengan aturan yang berlaku, karena menurut kami ini sangat baik untuk pemerintahan kedepannya,” ujarnya.
Lanjutnya, kedepannya akan melakukan monitoring dan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah. “Untuk perhatian kedepannya maka kami dalam perumusan program dan kegiatan yang terarah dan terukur akan lebih kami prioritaskan,” paparnya.
Sebelumnya, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) lebih menekankan kepada SILPA yang cukup tinggi, yaitu sekitar Rp 700 miliar. Hal itu dianggap merefleksikan ketidakmampuan aparatur pemerintah dalam menyerap anggaran yang telah ditetapkan.
“Evaluasi total dan menyeluruh harus segera dilakukan mengingat SILPA yang cukup besar dari tahun ke tahun. Bahwa nilai kewajaran, efektifitas dan efisiensi sebelum berjalannya anggaran itu sangat penting,” ujar Ketua Fraksi PDIP Iwan Rahayu.
Menurutnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tangsel, yang ditargetkan sebesar Rp 2.321.642.450.098 menjadi Rp 2.555.588.265.237 dengan kenaikan sebesar 9,9 persen, bagi Fraksi PDIP bukanlah suatu perolehan yang luar biasa

Fraksi Hanura, menyoroti pembangunan daerah hendaknya harus dilakukan secara terstruktur, ternilai, dan masuk kepada sendi-sendi kehidupan masyarakat Tangsel.
“Pembanguan yang sebelumnya patut kita apresiasi, namun kedepannya kami harapkan dan ini menjadi catatan serius, agar pembangunan harus lebih menyentuh lagi kepada sendi-sendi kehidupan masyarakat Tangsel,” kata Ketua Fraksi Hanura, Aguslan Busro.(dra)
(Sumber : http://tangselpos.co.id/)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bang Ben Jawab Tanggapan Fraksi-Fraksi DPRD Soal LPj APBD 2015"

Posting Komentar