Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Terburu-Buru, Alasan Warga Saat Kena Operasi Yustisi

PAMULANG – Buru-buru, dan lupa, menjadi alasan warga saat terkena rajia operasi yustisi yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tangsel di Pamulang Square, Selasa (10/5).
“Kebanyakan warga, selalu ngomong kalau lupa, dan buru-buru,”ungkap Kepala Bidang Kependudukan pada Disdukcapil Tangsel Heru Sudarmanto.
Heru mengatakan, meski terburu-buru harusnya warga tetap membawa kartu identitas tersebut, bukan menjadi satu alasan kartu identitas berupa KTP lupa untuk dibawa.
Heru pun menjelaskan, operasi yustisi ini sangat efektif dan banyak manfaatnya, tidak hanya pemeriksaan KTP saja, namun semua pihak dilibatkan sehingga bisa melakukan pemeriksaan bagi pengendara kendaraan baik roda dua maupun empat yang mencurigakan gelagatnya saat dilakukan pemeriksaan.
“Operasi yustisi ini dilakukan agar masyarakat tertib administrasi kependudukan dengan selalu membawa KTP setiap keluar rumah,” jelasnya.
Lanjutnya, dalam operasi ketiga yang dilakukan di Kecamatan Pamulang ini, ada 3245 warga yang terjaring dan 81 diantaranya harus mengikuti tindak pidana ringan (tipiring).
“Meskipun cuma belanja kedepan rumah ataupun tidak jauh, harus tetap bawa KTP. Kalau tidak bawa akan dikenakan denda bagi WNI maksimal Rp 50.000 dan WNA maksimal Rp 100.000,” pungkasnya.
Sementara, saat operasi yustisi berlangsung, ada dua pengendara sepeda motor yang positif memakai sabu dan ganja.
Kepala Seksi Pemberantasan Badan Narkota Kota (BNK) Tangsel, AKP Sidabutar mengatakan ada gerak gerik yang mencurigakan dari dua orang pengendara motor, satu diantaranya adalah ADF (20) yang berstatus mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) yang positif menggunakan ganja saat dilakukan test urine.

“Satunya lagi adalah TAS (32) yang merupakan warga Depok dan di dapati positif menggunakan narkotika berjenis sabu. Mereka positif menggunakan narkoba. Namun pihak kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan kedua orang ini akan dilakukan pemeriksaan, apakah akan dilakukan rehabilitasi atau tidak,” ungkapnya.(irm)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terburu-Buru, Alasan Warga Saat Kena Operasi Yustisi"

Posting Komentar