Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Serapan Anggaran Rendah, Potensi SILPA Kembali Bengkak

Ilustasi.(NET)

SERPONG – Sudah hampir memasuki semester pertama, penyerapan anggaran dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel masih sangat rendah. Bahkan disinyalir penyerapan anggaran baru tercapai 20 persen.
Penyerapan anggaran yang 20 persen itu pun, diketahui baru dipakai untuk belanja pegawai. Sedangkan hingga kini beberapa proyek pembangunan fisik belum ada yang dikerjakan. Padahal, Juni nanti DPRD Tangsel bersama dengan Pemkot Tangsel sudah memasuki pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubhan 2016, sehingga akan terjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran 2016 dengan potensi sangat besar.
Dari Data Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tangsel 2016, untuk belanja tidak langsung mengenai pekerjaan proyek yaitu belanja barang dan Jasa Rp 955.846.628.607. dan belanja modal Rp 1.240.399.878.593. “Bulan depan (juni, red) kita sudah masuk ke pembahasan anggaran perubahan 2016. Tapi sampai sekarang belum ada pengerjaan proyek fisik yang dilakukan Pemkot melalui dinas-dinas terkait. Kalau sampai pembahasan nanti tidak ada satu pun pengerjaan proyek maka SILPA Tangsel akan besar lagi,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Tangsel, Mursidi Ilyas.
Jika nanti ada pengerjaan, maka sudah mulai masuk ke pembahasan anggaran perubahan dan tidak akan sesuai target pengerjaan. “Kalau sudah masuk ke pembahasan anggaran perubahan 2016 pada Juni nanti, dan itu baru dikerjakan, maka besar kemungkinan tidak akan sesuai dengan target pengerjaan. Dan jelas ini akan menjadi SILPA kalau sudah tidak sesuai dengan target,” tuturnya.
Dengan belum adanya kejelasan tersebut, Mursidi mengatakan, dalam waktu dekat ini akan meminta penjelasan dinas terkait. “Dalam waktu dekat ini, kami akan meminta klarifikasi kepada dinas terkait, sebenarnya ada apa ini, sehingga proyek-proyek pembangunan di Tangsel belum juga berjalan,” ujarnya.
Sekretaris Komisi IV DPRD Tangsel, Aguslan Busro, dengan belum adanya pengerjaan itu, bisa dikatakan serapan anggaran 2016 sangat rendah. “Selama ini kami hanya baru mendapatkan informasi soal belanja pegawai saja. Sedangkan untuk proyek fisik itu belum ada informasinya, makanya kita akan minta kejelasannya,” tuturnya.
Dia juga mengatakan, dengan koordinasi dengan dinas-dinas terkait, khususnya bagi dinas teknis untuk menanyakan penyebabnya. “Serapan anggaran yang rendah ini akan kita evaluasi kedepannya, karena ini jelas dampanya pada progres pembangunsn Tangsel,” tuturnya.
Sebelumnya, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, target yang seharusnya selesai mencapai 30 persen. Namun hingga akhir bulan ini hanya 20-25 persen, sehingga menyebabkan deviasi sebesar 5 hingga 7 persen. “Kemarin kita baru rapat untuk membahas ini, tender baru selesai,kontrakt pun selesai,namun ada yang harus dirubah agar penyerapan anggaran bisa terserap lebih baik,” jelas mantan Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang ini.
Bang Ben mengatakan, akan ada strategi baru yang harus dirubah,berupa mendorong chas budget yang tadinya pada 1 anggaran selama 1 tahun yakni 40-30-30, sekarang menjadi 50-25-25. Ini dilakukan agar pada semester pertama dapat terserap sebesar 50 persen. “Kita ingin kegiatan yang bersifat fisik dapat selesai pada semester pertama,” jelasnya.(dra)
Sumber : http://tangselpos.co.id/2016/05/27/

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Serapan Anggaran Rendah, Potensi SILPA Kembali Bengkak"

Posting Komentar