Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Sehari Polres Tangsel Sergap Dua Pengedar Narkoba di Tempat Berbeda Marak Pengedar Sabu Modus Dagang Baju

PONDOK AREN- Dua pengedar narkoba jenis sabu, ditangkap Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan. Ironinya, penangkapan terhadap kedua pengedar yang berinisial T (28), dan E (34) dalam sehari bersamaan. Meski di tempat berbeda, penangkapan tersebut menunjukkan penyalah gunaan narkoba jenis sabu masih marak di Kota Tangsel.
Kepala Satuan Reserse Narkoba, AKP Agung Nugroho mengungkapkan, kedua pelaku kepemilikan sabu ditangkap di Kecamatan Pondok Aren. Modus T yang ditangkap di ‎wilayah Pondok Betung dalam menjalankan bisnis haramnya menjual sabu seperti dagang pakaian. “Mereka jual sabunya seperti jual pakaian, seolah-olah pembeli beli pakaian lalu harganya disesuaikan dengan ukuran yang dijualnya,” ungkapnya.
Agung menjelaskan, berbekal adanya informasi dari masyarakat kemudian polisi melakukan penyelidikan terhadap orang dan tempat yang dijadikan transaksi oleh pelaku. Dari pemantauan serta penyamaran polisi mencurigai prilaku T. Selanjutnya, polisi melakukan penggeledehan badan terhadap pelaku. Alhasil, polisi menemukan satu bungkus plastik bening yang tersimpan didalam bekas bungkus rokok mild. Bungkus rokok berisi sabu pada kantong celana sebelah kanan.
T tak bisa mengelak dan digelandang ke rumahnya untuk mencari barang bukti sabu lainnya. Polisi kembali berhasil menemukan sabu yang disimpan T di lemari pakaian.
“Dari tangan T kita menemukan barang bukti 12 paket sabu yang disimpan dalam tiga bungkus rokok. Berikut dengan timbangan,”‎utara Agung.
Selang dua jam kemudian, lanjutnya, anak buahnya di Tim Unit 1 juga berhasil menangkap pengedar sabu lainnya masih di kecamatan yang sama.‎ E tersangka pengedar sabu tidak berkutik saat petugas menggerebek bisnis haramnya.
Dari tangan E, pihaknya menyita barang bukti berupa‎ satu cup berisi enam paket plastik bening berisi sabu. Kemudian tujuh paket plastik bening berisi sabu dalam‎ kemasan bekas sparepart Suzuki. “Dari tangan E kita juga mengamankan dan menyita barang bukti sabu yang dibungkus plastik bening berukuran besar beserta satu buah timbangan,” pungkasnya.
Dihubungi Tangsel Pos, Kasie Pemberantasan Narkoba BNN Tangsel, AKP Sidabutar menjelaskan, berbagai cara dilakukan oleh pengedar untuk menjual barang haram itu. Masyarakat untuk dapat lebih waspada, karena berbagai cara dilakukan para pengedar narkoba.
“Kalau berpura-pura menjual seperti seorang penjual pakaian sudah biasa, waktu itu pernah didaerah Tanjung priok diamankan pelaku penjual pakaian keliling menjadi kurir sabu,” ungkapnya.
Bahkan ada kurir berpura-pura seperti seorang penjual pakaian dengan cara keliling ke rumah-rumah warga. Pengedar menjual barang dagangan berpura-pura menjual kemeja pria dan celana jeans yang ditumpuk terbungkus plastik di jok belakang sepeda motor.
“Ini yang harus menjadi kewaspadaan bersama, karena barang jenis sabu atau narkotika yang dijualnya berasal dari berbagai wilayah dan kapan pun bisa didapatkan karena jaringan cukup kuat, makanya dengan kewaspadaan dan razia yang terus dilakukan dan slogan kita bersama memberantas narkotika bisa kita lakukan untuk memberantas para kurir ini,” jelasnya.
Pada 2016, BNN Tangsel, rutin melakukan razia di tujuh wilayah yang ada di Tangsel untuk sama-sama memberantas jaringan sabu yang ada di Tangsel dikarenakan banyak anak muda yang terlibat. “Kita mengajak semua unsur untuk memberantas narkotika di Tangsel,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kapolres Tangsel, AKBP Ayi Supardan mengatakan, Sat Narkoba Polres Tangsel telah mengungkap 11 kasus Narkoba dalam operasi Bersinar Jaya dengan jumlah tersangka sebanyak 14 orang yang terdiri dari 11 pengedar dan 3 pengguna (ASSESMEN). Adapun barang bukti sabu seberat 24,43 gram dan ganja seberat 1,54 gram.
“Penangkapan dari April hingga Mei sebanyak 16 kasus, ini mengalami penurunan dibandingkan bulan Februari sebanyak 18 kasus,” katanya.
Ayi memaparkan adapun Polsek Ciputat dengan 2 kasus, tersangka 3 orang pengedar dan barang bukti sabu seberat 0,50 gram. Polsek Pamulang dengan 1 kasus, 3 orang pengedar dengan barang bukti ganja seberat 13,08 gram, Polsek Serpong 1 kasus dengan 3 pengedar dan barang bukti sabu seberat 4,2 gram dan Pondok Aren, menurutnya telah mengungkap 1 kasus narkoba dengan 1 orang pengedar dan barang bukti jenis sabu seberat 0,19 gram.(irm)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Sehari Polres Tangsel Sergap Dua Pengedar Narkoba di Tempat Berbeda Marak Pengedar Sabu Modus Dagang Baju"

Posting Komentar