Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Ratusan Warga Kosongkan Kolom Agama di KTP

Illustrasi net
TIGARAKSA — Sebanyak 230 warga di Kabupaten Tangerang mengosongkan kolom agama pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya. Ratusan warga itu menganut kepercayaan di luar enam agama yang diakui oleh pemerintah yaitu, Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Konghucu.
“Mereka (warga yang mengosongkan kolom agama) paling banyak berada di Kecamatan Pasar Kemis,” ujar Uyung Mulyardi, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Didukcapil) Kabupaten Tangerang kepada wartawan, Rabu (18/5).
Uyung menegaskan, sejumlah kecamatan yang jumlah penganut kepercayaannya cukup banyak bukan berarti ada aliran agama tertentu ada di sana. “Tapi ini lebih kepada pilihan keyakinan masing masing warga,” katanya.
Dalam daftar penduduk Kabupaten Tangerang berdasarkan agama, pemegang KTP menganut Konghucu 532 orang dan menganut kepercayaan 230 orang.
Mereka tersebar di 28 dari 29 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang. Jumlah penganut Konghucu paling banyak di Kecamatan Panongan 180 orang dan Teluknaga 114 orang. Sementara penganut kepercayaan paling banyak di Kecamatan Pasar Kemis sebanyak 124 orang.
Abdul Hamid Rifai, Pelaksana Disdukcapil Kabupaten Tangerang menambahkan, kecenderungan banyaknya warga yang menganut kepercayaan di luar enam agama yang diakui pemerintah diduga karena kepadatan penduduk di wilayah tersebut. Seperti banyaknya warga dari luar Kabupaten Tangerang yang masuk ke Pasar Kemis untuk tinggal.
“Bisa jadi karena faktor kepadatan penduduk, banyak yang pindah ke Pasar Kemis dari daerah lain, jadi beragam kepercayaan masuk ke wilayah itu,” katanya, sambil menunjukkan data jumlah penduduk Kabupaten Tangerang berdasarkan agama tahun 2016. Diantaranya Islam 2,872.362 jiwa, Kristen 90.183 jiwa, Katholik 38.015 jiwa, Hindu 3.288 jiwa, Budha 53.549 jiwa, Konghucu 532 jiwa, dan lainnya 230.
Sementara itu, Endang salah satu ketua RT di Pasar Kemis yang ditemui di Kantor Disdukcapil mengungkapkan, memang banyak warga pendatang yang masuk ke pasar kemis dengan beragam tujuan, salah satunya mencari kerja. Namun, ia memastikan khusus warga di wilayahnya masih didominasi pemeluk agama Islam.
“Memang wilayah Pasar Kemis padat penduduk, serta banyak warga yang mengontrak. Saya pun menghimbau kepada pemilik kontrakan agar warga yang mengontrak menyerahkan KTP atau dokumen kependudukan kepada RT/RW setempat,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, pasca pengumuman kelulusan siswa SMA sederajat terjadi kenaikan permintaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Guna memaksimalkan pelayanan, Disdukcapil Kabupaten Tangerang maksimalkan mobil pembuatan KTP keliling.
“Pasca pengumuman kelulusan siswa SMA terjadi kenaikan 30% permintaan e-KTP baru dan legalisir surat-surat bukti kependudukan. Setiap hari lebih dari 100 orang melakukan permintaan e-KTP baru di Disdukcapil Kabupaten Tangerang,” kata Dedeh Hadijah, Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk, Disdukcapil Kabupaten Tangerang saat ditemui di kantornya, Senin (16/5).(dit/bnn)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ratusan Warga Kosongkan Kolom Agama di KTP"

Posting Komentar