Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Pemprov Alokasian Anggaran Rp 300 M, Pembentukan Bank Daerah Dimulai Kembali

SERANG – Pemprov diperkirakan akan menyiapkan anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk kelanjutan pembentukan bank daerah. Anggaran tersebut dipersiapkan untuk penyertaan modal awal Bank Banten. Namun sebelumnya pemerintah juga akan membentuk perusahaan melalui peraturan daerah.
Demikian disampaikan Sekda Banten Ranta Soeharta saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/5). “Kita akan menyiapkan sekitar Rp 300 miliar untuk itu. Ini kan atas perintah DPRD agar Pemprov Banten untuk menyiapkan anggaran. Tapi kan perlu ada perda untuk membuat PT (perseroan terbatas) itu. Dalam perda kan jelas, bahwa tidak bisa bank itu atas nama BGD, jadi harus kaya Jamkrida gitulah,” kata Ranta.
Setelah pemprov menyiapkan anggaran, nantinya kewenangan untuk mengakusisi Bank Banten tersebut berada di PT BGD. Karena pemprov hanya berkewajiban menyiapkan anggaran. Sedangkan untuk teknis akuisisi nanti diserahkan ke BGD.
“Yang Rp 300 miliar itu nanti harus ada konsultan untuk melakukan kajian investasi. Karena dalam Permendagri nomor 52 mengatakan begitu, jadi ketika perusahaan pemprov atau pemerintah daerah mau investasi, dia harus menunjuk konsultan untuk mengatakan layak atau tidak terhadap uang yang diberikan, kepada siapapun. Kepada perusahaan daerah khususnya BGD, itu layak enggak. Jadi itu ada kajiannya gitu,” jelasnya.
Oleh karena itu ketika meminta menyiapkan anggaran, kata Ranta, DPRD juga harus menyiapkan perangkat lainnya, seperti pembentukan pansus peraturan daerah tentang pembuatan perusahaan itu (PT).
“Berarti dewan juga harus menyiapkan pansus. pemerintahan itu ada dua kan, ada eksekutif dan legislatif,” tutur Ranta.
Anggaran Rp 300 miliar tersebut, lanjut Ranta, akan diposkan pada APBD Perubahan Banten 2016 dirasa sudah sangat besar, mengingat banyak sekali kebutuhan yang harus dilakukan oleh pemprov untuk kegiatan Pilgub 2017.


“Kita siapkan di APBD Perubahan, sedangkan penyertaan modal yang sudah ada sebesar Rp 950 miliar itu masih tetap ada. Rp 300 miliar itu sudah sangat besar sekali, KPU Banten minta tambahan, Bawaslu, sekarang Polres Tangerang Metro juga minta dana hibah untuk kegiatan Pilgub Banten,” jelasnya.
Sementara itu Ketua DPRD Banten mengaku sudah siap untuk membentuk pansus jika memang pemprov akan mengusulkan peraturan daerah terkait membentuk perusahaan.
“Kalau legislatif kan sudah siap, silahkan eksekutif yang menginsiasi. Karena ini akan kewenangan eksekutif, nanti baru dibahas dengan DPRD,” kata Asep.
Adapun terkait kesiapan pemprov Banten yang akan menyiapkan anggaran sebsar Rp 300 miliar, Asep mengatakan pihaknya tidak bisa mempersoalkan hal itu. Karena ini merupakan kewenangan ekekutif.
“Kalau kemudian pemprov siapnya Rp 300 miliar ya sudah. Kita kan sudah menyiapkan sebelumnya di internal DPRD sudah di bahas,” tukas Asep.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Banten, Muflikhah mengaku penyertaan modal sebesar Rp 300 miliar dalam rangka pembentukan PT menuju bank daerah dinilainya sudah tepat.
“Kita sebelumnya berkirim surat ke pemprov, dan kalau memang pemprov menghendaki akan ada pembentukan perseroan terbatas dan menyiapkan anggaran Rp 300 miliar, saya pribadi akan menyetujuinya sepanjang tidak ada aturan yang dilanggar,” ujarnya.(rus/bnn

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Pemprov Alokasian Anggaran Rp 300 M, Pembentukan Bank Daerah Dimulai Kembali"

Posting Komentar