Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Muncul SK Caretaker Mengklaim Pengurus Sah KNPI Tangsel Terbelah Dua

SERPONG – Sungguh mencengangkan, beberpa tahu belakangan ini banyak partai, atau ormas yang krisis kepercayaan dan kepemimpinan, adaya saling tak percaya bagian buntut dari lemahnya kepemimpinan, serta Lemahnya negara. Hampir setiap hari dijejali berita perpecahan partai, ormas. dan kini yang sedang melanda ormas yang cukup besar namanya, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangsel. 
Karena adanya dualisme kepengurusan melanda Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangsel. Hasil Musyawarah Daerah (Musda) pada Mei lalu, terpilih Ahmad Syawqi sebagai ketua tapi, kini muncul klaim kepemimpinan caretaker di bawah komando Ade Ahmad Ajari.
Terpecahnya kepungurusan KNPI Kota Tangsel ini diduga buntut dualisme pengurus KNPI Banten. KNPI Kota Tangsel pimpinan Ahmad Syawqi menginduk ke kepengurusan Tanto Warsono Arban sedangkan, kubu Ade Ahmad Ajaru ke Ali Hanafih.
Ade Ahmad Ajari saat dikonfirmasi menerangkan jika pihaknya sudah mengantongi Surat Keputusan (SK). Dia membantah jika terjadi dualisme kepengurusan KNPI Kota Tangsel karena, ia menilai kepengurusannya lah yang sah.
“Tidak benar kami dibentuk lantaran tidak puas dari hasil Musda kemarin, dan kami juga tidak pernah meyebut ada dualisme dalam KNPI. Karena secara hukum kami adalah struktural yang sah,” tegas Ade.
Ade yang merupakan Kader Pemuda Muhammadiyah Kota Serang ini mengatakan bahwa kubu mereka adalah hasil Kongres Luar Biasa (KLB) KNPI di Ancol pada 2016 lalu, dimana ketua umum yang terpilih adalah Fahd A Rafiq.
“Nah sejak terpilihnya Ketua Umum Fahd A Rafiq langsung dibentuk caretaker di Provinsi Banten, dan sudah digelar Musda sehingga terpilih Ali Hanafih. Setelah itu saya ditunjuk sebagai ketua KNPI Tangsel. dan semua SK ini sah secara hukum sesuai dengan Kementrian Hukum dan HAM. Jadi yang sah itu adalah kubu kami,” ujarnya.
Bahkan Ade mengatakan pihaknya tetap akan menjalankan organisasi tersebut di Kota Tangsel. “Kalau keberadaan kami menganggu KNPI yang sebelah (kubu Syawqi, red), itu urusan mereka, yang penting kami hanya menjalankan aturan organisasi yang sah. Dan adanya SK caretaker ini unutk menggelar Musda dalam menentukan kepengurusan KNPI Tangsel,” ujarnya.
Sementara, Ahmad Syawqi ketika dikonfirmasi adanya klaim kepengurusan KNPI Kota Tangsel yang sah di bawah pimpinan Ade Ahmad Ajari, dia menanggapinya dengan santai.
“Saya juga baru dengar tadi ada SK caretaker. Saya akan konsultasikan masalah ini dengan Ketua KNPI Banten, Bang Tanto untuk solusinya. Yang pasti KNPI hasil Musda kemarin tetap kondusif,” ujarnya
Syawqi merasa proses Musda tersebut sudah sesuai dengan AD/ART KNPI yang sah.
“Sambil menunggu keputusan kedepannya seperti apa dengan adanya SK caretaker KNPI dari kubu sebelah, saya akan tetap menjalankan organisasi ini, kita lihat ya nanti seperti apa penyelesaiannya,” tuturnya.(dra)
Sumber ; Tangsel pos

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Muncul SK Caretaker Mengklaim Pengurus Sah KNPI Tangsel Terbelah Dua"

Posting Komentar