Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

HUKUM KEBIRI

Foto Nursyamsi Abu Ibrahiem.
MARAKNYA PEMERKOSAAN DAN RAMAINYA PERBINCANGAN TENTANG KEBIRI
Bagaimana kita menyikapi hal tsb?
Tuk menambah referensi, yuk simak ini::

HUKUM KEBIRI
Upaya pemerintah utk menerapkan hukum kebiri bagi laki2 pedofilia/pemerkosa adalah suatu kesesatan & dosa besar yg sama sekali tidak boleh didukung oleh umat Islam.
Siapapun yg terlibat di dalam upaya
penerapan hukum kebiri itu, baik itu ahli
hukum yg menyusun draft Perpu, Presiden yg menandatangi Perpu, para menteri pngusulnya, hakim & jaksa yang mengadili plaku pedofilia, termasuk para dokter/staf medis yg melaksanakan kebiri di RS atas printah pengadilan, semuanya turut memikul dosa besar di hadapan Allah.
Mereka harus mprtggjwbkan perbuatannya itu hadapan Allah SWT pada Hari Kiamat andaikata Allah brtanya mngapa mreka mnjalankan hukuman yg tidak diizinkan Allah & malah membuat2 hukuman yg tidak disyariatkan-Nya? Tidakkah mreka ingat firman Allah SWT :
Dan janganlah kamu mngikuti ssuatu yg tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan & hati nurani, semua itu akan diminta prtggjwbnnya. [QS. Al-Isra': Ayat 36]
Upaya penerapan hukum kebiri tsb di samping mnunjukkan kebodohan trhadap Syariah Islam, juga mnunjukkn kegagalan yg total dlm pnanggulangan kejahatan seksual trhdp anak.
Ssghnya pnanggulangan kjahatan seksual trhdp anak, bahkn pnanggulangan smua pnyakit sosial yg ada dlm sistem sekuler-kapitalis saat ini, wajib dikembalikan kepada Syariah Islam yg diterapkn scara kaaffah (mnyeluruh) dalam negara Khilafah.
Dgn 3 pilar plaksanaan Syariah Islam: ktakwaan individu, kontrol sosial & penegakan hukum oleh negara, insya Allah smua penyakit & kjahatan sosial akan dapat dikurangi/bahkan dilenyapkan dari muka bumi dgn seizin Allah.
Sumber:
tahrir.or.id/…/pro-kontra-hukuman-kebiri-dal…/

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "HUKUM KEBIRI"

Posting Komentar