Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

HMI Merasa Dilecehkan Wakil Ketua KPK

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Cilegon melakukan aksi unjukrasa di Landmark, Simpangtiga Cilegon, Senin (9/5).(RONALD SIAGIAN/BNN)
CILEGON – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kota Cilegon menggelar aksi protes di Tugu Landmark Simpangtiga, Kota Cilegon, Senin (9/5). Mereka menuntut salah seorang pimpinan KPK, Saut Situmorang mundur dari jabatannya.
Tuntutan itupun menyusul atas adanya pernyataan petinggi KPK itu yang memberikan peryataan hingga berujung melecehkan organisasi mereka.
Koordinator Lapangan aksi, Luthfi Mubarok mengatakan buntut peryataan Saut Situmorang memunculkan reaksi dari seluruh pengurus HMI termasuk HMI Cilegon. Aksi tersebut, Kata dia, merupakan instruksi dari Pengurus Besar (PB) HMI, untuk melakukan aksi turun ke jalan sebagai bentuk protes atas pernyataan pimpinan KPK, yang dianggap menyinggung dan menghina Organisasi HMI.
“Dia mengatakan dalam media massa, ‘Mereka orang-orang cerdas ketika mahasiswa, kalau di HMI minimal LK 1, tetapi ketika menjadi pejabat mereka korup dan sangat jahat’. Itu sangat menghina HMI. Kawan-kawan menilai ini sudah sangat tendensius terhadap HMI, dan kini makanya HMI nyatakan sikap bahwa Saut Situmorang harus dipenjarakan atau diturunkan dari jabatannya,” ungkapnya.
Atas pernyataan itu, kata Lutfi, pihaknya meminta Saut meminta kepada seluruh pengurus HMI dan meminta agar Pimpinan KPK tidak melindungi Saut atas pernyataan miring yang dilontarkan. Tak itu saja, pihaknya telah membawa berkas bukti-bukti peryataan Saut untuk dilaporkan ke pihak kepolisian dan meminta kasus ini dapat dikawal oleh bagian hukum DPRD Kota Cilegon.
“Kami menuntut agar Saut Sitomorang harus meminta maaf kepada HMI selama lima hari berturut-turut, di media massa baik cetak, online dan elektronik. Lalu Saut harus mundur dari jabatannya di KPK, serta kami minta KPK tidak melindungi Saut. Kemudian kami meminta DPRD Kota Cilegon melalui bagian hukum harus mengawal surat yang telah kami laporkan kepada pihak kepolisian,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Cilegon, Saeful Bahri meyatakan aksi yang dilakukan merupakan aksi reaktif yang dilakukan oleh seluruh pengurus HMI di Indonesia termasuk juga pengurus HMI di Cilegon.
Atas instruksi yang disampaikan PB HMI ke seluruh KAHMI wilayah dan kabupaten/kota, HMI Cilegon turut andil untuk melakukan aksi atas pernyataan Saut yang secara tidak langsung telah menghina organisasi HMI.
“Aksi yang KAHMI lakukan berupa aksi advokasi, berupa melaporkan secara hukum, karena kaitan pelanggaran UU elektronik tentang penghinaan. Kedua, KAHMI merekomendasikan kepada PB HMI untuk melakukan aksi. Menuntut agar Saut meminta kepada kami di depan publik dalam hal ini media massa, secara berturut-turut, serta menuntut agar dewan kehormatan etik memecat Saut secara tidak terhormat,” terangnya.(nal/bnn)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "HMI Merasa Dilecehkan Wakil Ketua KPK"

Posting Komentar