Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Bus Primadona dari Ciputat Dilarang Beroperasi per I Juni

Ilustrasi Net
CIPUTAT – Para penumpang Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB) harus siap-siap kecewa. Pasalnya, per I Juni mendatang, bus tersebut resmi tidak beroperasi lagi. Padahal selama ini, angkutan tersebut menjadi primadona masyarakat Kota Tangsel.
Selama ini bus APTB beroperasi melayani rute dari Ciputat dengan melintas di Jalan Ir H Juanda lalu ke Jalan Dewi Sartika, kemudian ke Lebak Bulus, dilanjutkan ke Pondok Indah-Blok M-Ratu Plaza hingga ke Kota Tua. Setiap harinya, dari Ciputat banyak masyarakat menggunakan jasa bus berwarna biru ini. Ada sekitar 15 armada APTB yang beroperasi sejak empat tahun silam.
Namun dalam waktu dekat ini, bus tersebut tidak lagi beroperasi. Pemberhentian ini bersamaan dengan diberlakukannya Transjakarta sebagai penganti APTB. Transjakarta sendiri telah beroperasi di kawasan Depok dan Bekasi, namun demikian belum menyentuh ke Kota Tangsel.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Tangsel, Sukanta menegaskan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menolak program pemberhentian operasi APTB itu. Karena kebijakan itu sepenuhnya ada pada Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ).
“Benar akan diberlakukan per 1 Juni. Kita turuti apa mau mereka karena kebijakan semua ada di sana,” katanya saat dihubungi.
Menyangkut persoalan APTB, akan ada pertemuan untuk membicarakan solusi ke depanya seperti apa. Hal ini akan dilakukan dalam waktu dekat ini meningat beberapa hari lagi sudah masuk per 1 Juni. “Besok (hari ini red) kami akan rapat bersama DTKJ membahas soal ini di Jakarta. Seperti apa yang akan diterapkan nanti,” imbuh mantan Camat Serpong Utara itu.
Terkait kekhawatiran adanya tumpukan penumpang yang kerap menggunakan APTB, Sukanta menerangkan sudah dipersiapkan solusi dengan menyediakan angkutan lain. Solusi itu juga akan disiapkan oleh DTKJ.
“Solusi kendaraan sudah dipersiapkan untuk mengangkut penumpang yang biasa menggunakan transportasi APTB,” tambah pria berkacamata ini.
Soal APTB nantinya setelah tidak beroperasi di Jakarta akan dialihkan kemana, Sukanta sendiri belum mengetahuinya. Sementara saat disinggung kemungkinan mereka ikut tergabung ke Transjakarta, menurut pengakuan Sukanta, pihaknya belum menerima nformasi itu. “Belum mendapatkan informasi tentang itu, namun kami rasa tidak bergabung di Transjakarta,” paparnya.
Salah satu sopir APTB, Suwandi ketika ditemui di Ciputat mengatakan sudah mendengarkan berita tentang kebijakan per 1 Juni APTB tidak beroperasi lagi. Namun dirinya tetap bekerja soal selanjutnya biarkan menejemen perusahaan yang sedang mengurusnya.
“Tugas saya sebagai sopir tetap bekerja. Urusan nanti apakah distop total atau tidak biarkan urusan menajemen dengan pemerintah,” sebutnya.
Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, Andri Yansyah meminta pengelola APTB agar mengganti nama APTB. Hal ini terkait kebijakan pemerintah pusat memberlakukan per 1 Juni nanti bus tersebut dilarang masuk jalur Tranjakarta sebab tidak terintegarasi busway.
“Jadi intinya gini, kami tidak melarang. Silakan saja (beroperasi) tapi (dengan syarat) mengurus izin ke Kemenhub, Tidak masuk koridor dan ganti nama bukan APTB,” kata Andri Yansyah.
Selanjutnya APTB tidak lagi melintas di jalur Trasnjakarta sehingga menjadi bus reguler. Mereka juga tidak dibolehkan menggunakan nama APTB dan harus diganti namanya dengan mengurus perizinan ke Kementerian Perhubungan. “Kalau nanti ada pelanggaran, jadi bukan kami lagi yang menindak. Tapi dari Kemenhub,” tambah Andri.(din)
Sumber : tangsel pos

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bus Primadona dari Ciputat Dilarang Beroperasi per I Juni"

Posting Komentar