Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Beredar Broadcast Soal PKI, Polisi: Masyarakat Harus Cerdas, PKI Dilarang!

Jakarta - Polda Metro Jaya menyatakan telah melakukan pemantauan terkait adanya broadcast atau pesan berantai terkait peringatan 120 tahun PKI dan penyebaran kaus bergambar palu arit. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan ajakan-ajakan yang menjurus kepada upaya makar.

"Sudah kita pantau. Dan masyarakat harus cerdas bahwasannya organisasi PKI sudah dilarang oleh pemerintah, masyarakat harus cerdas menyikapinya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono saat ditemui di ruangannya, Senin (9/5/2016).

Awi menambahkan, banyakanya penyebaran informasi tersebut melakui broadcast message dan juga media sosial telah ditindaklanjuti oleh pihak intelijen. Sejauh ini, kata Awi, tidak ada pergerakan massa PKI melakukan kegiatan dimaksud.

Ia menyatakan, sejauh ini situasi kondusif. Meski begitu, pihaknya akan menindak tegas pihak-pihak apabila terbukti melakukan upaya makar.

"Semua sesuai koridor hukum, Polri adalah penegak hukum. Selama ada pelanggaran hukumnya, kita lakukan tindakan hukum," tegas Awi.

Bahkan aparat Polsek Kebayoran Baru, lanjut dia, telah melakukan upaya terkait adanya informasi pedagang di Blok M yang menjual kaus bergambar palu arit yang menjadi ikon PKI tersebut.

"Dengan kejadian kemarin kita lakukan investigasi apa ada perbuatan pidananya, itu yang kita dalami. Sementara pemilik itu sampaikan bahwa dia ambil dari grup musik di Jerman kemudian di download lalu dicetak. Siapa yang cetak nanti kita dalami," jelasnya.
(mei/dra)
Sumber : https://news.detik.com/berita/3206247/beredar-broadcast-soal-pki-polisi-masyarakat-harus-cerdas-pki-dilarang

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Beredar Broadcast Soal PKI, Polisi: Masyarakat Harus Cerdas, PKI Dilarang!"

Posting Komentar