Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Berantas Korupsi di Banten KPK Gandeng Rano Karno

Berantas Korupsi di Banten


KPK Gandeng Rano Karno


SERANG – Gubernur Banten Rano Karno semakin serius dan termotivasi dalam memberantas korupsi di Provinsi Banten. Terlebih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indonesian Corruption Watch (ICW) dan PP Pemuda Muhammadiyah datang untuk memberikan dukungan dan masukan dalam merumuskan berbagai program pemerintah agar terhindar dari praktek penyimpangan. Pada kesempatan tersebut hadir pula Koordinator ICW Banten Ade Irawan dan Ketua PP Muhamadiyah Dahnil Anzar.
Rano Karno, ICW dan KPK serta Ormas PP Muhammadiyah pada Rabu (4/5) telah melakukan pertemuan untuk mereumuskan berbagai program dalam menangkal upaya korupsi di Provinsi Banten, di Pendopo Gubernur Banten.
Rano mengatakan kunjungan tersebut dimaksudkan untuk terus memperkuat kerjasama antara Pemprov Banten dan KPK dalam meberantas korupsi. “Kunjungan ini untuk menguatkan kembali, tata kelola, dan sumber daya manusia,” katanya.
Ia juga mengungkapkan dalam melakukan aksi pemberantasan korupsi tidaklah mudah. Diperlukan dukungan dari semua pihak, tentunya demi pemerintahan yang lebih baik ke depan. “Dalam menata ini harus bersama-sama, pembenahan untuk pemerintahan yang lebih baik selanjutnya,” katanya.
Rano menegaskan untuk mempercepat upaya pemberantasan korupsi pihaknya telah menandatangani Keputusan Gebernur Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Nomor 703.05/Kep/232-Huk/2016 dan Satuan Tugas Pelaksana Rencana Aksi, Tentang Pemberantasan Korupsi di Provinsi Banten.
Satuan Tugas memiliki fungsi melaksakan aksi program Pemberantasan korupsi terintegrasi yang telah ditetapkan. Pelaksanaan rencana aksi harus dapat diselesaikan sesuai dengan target capaian yang telah ditetapkan. Menyampaikan laporan tertulis kepada Gubernur dan KPK atas pelaksanaan rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi.
Rano juga memaparkan, dalam waktu dekat seluruh pejabat kabupaten dan kota serta anggota dewan seProvinsi Banten akan melakukan pelatihan bersama KPK.
Hal tersebut dimaksudkan untuk mensosialisakan anti korupsi serta melakukan pengawalan dalam penggunaaan sistem baru yang transparan seperti e-budgeting dan e-planning.
Sementara itu, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyaknas) KPK Sujanarko mengatakan, kunjungan kali ini bertujuan mendiskusikan permasalahan yang dihadapi Banten dalam tindak korupsi agar penyusunan program yang akan dilakukan di Banten lebih efektif.
Ia menilai, permasalah di Banten pada dasarnya sama dengan wilayah lain di Indonesia seperti pada sistem tata kelola, nilai dan pengawasan yang perlu ditingkatkan. “Hampir seluruh wilayah sama, dari sistem tata kelola, nilai, dan pengawasan yang kurang,” ungkapnya.
Sujanarko juga mengharuskan adanya partisipasi publik dalam memantau pergerakan pembangunan yang di Banten melalui inisiatif pemerintahan yang terbuka untuk umum, sehingga keinginan masyarakat bisa disampaikan. “Harus ada public participation, melalui open government inisiatif,” katanya.
Sejalan dengan hal tersebut perwakilan dari Indonesian Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo mendukung KPK dalam melakukan pengawasan terhadap tindak korupsi di Banten sesuai dengan kompetensi yang dimiliki oleh ICW.
ICW dan semua pihak mengupayakan adanya perubahan terutama dalam sisi pelayan publik di Banten, seperti peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintah.
“Korupsi tinggi pelayanan publik akan rendah.Sebaliknya korupsi rendah maka pelayanan publik akan meningkat,” ujarnya.
ICW juga mengatakan, sebagian besar sumber korupsi di Banten berasal dari APBD. Maka dari itu pihaknya mengimbau agar pengelolaan APBD, sistem dan pembelanjaan daerah seperti pengadaan barang dalam penyusunan anggarannya harus melibatkan banyak pihak.(*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berantas Korupsi di Banten KPK Gandeng Rano Karno"

Posting Komentar