Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Antisipasi Bentrok Seperti di Lokalisasi Dadap, Polisi dan Tentara Geruduk Alang-Alang

Sebuah warung remang-remang di Alang-Alang, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, sudah mulai dibongkar pemiliknya, Rabu (11/5)

SERPONG – Petugas gabungan sudah siap mengantisipasi kemungkinan bentrok di lokalisasi Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang menular ke Kota Tangsel. Rencananya hari ini, Pemkot Tangsel bakal menggusur warung remang-remang di Alang-Alang, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong.
Untuk menertibkan kawasan Alang-Alang, Pemkot telah belajar dari pengalaman penolakan warga Dadap yang diberikan Surat Peringatan (SP) 2 terkait rencana penggusuran lokalisasi itu hingga berujung bentrok dengan aparat kepolisian.
“Kami sudah melakukan langkah persuasif termasuk menggandeng tokoh agama dan masyarakat di Buaran. Kami yakin bentrokan tak akan terjadi,” terang Azhar Sam’un, kepala Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Tangsel.
Sebanyak 250 personel gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polri serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya di Kota Tangsel diterjunkan untuk membongkar bangunan warung remang-remang di Alang-Alang.
“Besok (hari ini-red) kita apel persiapan pukul 09.00 WIB di Kodiklat. Selesai apel, kami langsung mengarah ke lokasi,” kata Azhar.
Meski potensi bentrokan bisa saja terjadi namun, Azhar yakin hal itu sangatlah kecil kemungkinannya. “Kami sudah beberapa kali rapat koordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan, dan memanggil para pemilik warung remang-remang itu,” terangnya.
Sesuai rencana pembongkaran akan dilakukan oleh petugas jika memang masih ada bangunan semi permanan yang berdiri di lahan orang atau bukan milik pribadi namun, belum dibongkar oleh pemiliknya. “Bagi bangunan yang bukan rumah tinggal akan di bongkar dan yang jadi rumah tinggal akan di kembalikan pada fungsi semula,” tukas Azhar.
Warung remang-remang di Alang-Alang berupa karaoke dan live music memang berdiri di lahan warga atau menempati rumah warga sekitar yang memang sengaja disewakan.
Dikabarkan Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie bakal turun bersama-sama mengawal aparat dalam rangka pembongkaran. Namun kabar itu belum dapat dipastikan terkait rencana Benyamin yang cukup padat di hari itu.
Sebelumnya Benyamin juga memimpin pembongkaran warung remang-remang di Kelurahan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren pada 26 Januari 2015 silam. “Tapi kalau ada acara yang tidak dapat diwakilkan, saya tidak tahu apakah Pak Wakil akan terjun ke lokasi atau tidak,” tambah Azhar.
Sementara, Anton Maulana (33) salah satu pemuda Kelurahan Buaran menuturkan dampak dari penggusuran warung semi permanen itu dipastikan membuat banyak warga setempat kehilangan penghasilan. “Satu sisi untuk menghentikan aktivitas warga yang ada di cafe dihuni dari berbagai daerah, namun, pedagang warung makanan dan minuman milik warga asli justru terkena dampak,” paparnya.
Menurutnya, perwakilan warga sudah pernah melakukan dialog dengan Satpol PP, pada intinya warga rela untuk membongkar warung di atas lahan milik H Rudi. Terbukti pemilik warung sudah membongkarnya bangunannya masing-masing.
“Kami sudah pernah berdialog diterima dengan baik beberapa waktu lalu bersama Satpol PP. Intinya menyadari jika memang bukan haknya dikembalikan seperti semula,” beber Anton.
Anton menegaskan Alang-Alang bukanlah tempat prostitusi. “Perlu kami tegaskan pengertian lokalisasi itu yang jauh dari kenyataan. Sebab di sini tidak ada prostitusi hanya tempat karaoke saja,” ucapnya.
Dari pantauan Tangsel Pos selama dua hari jelang penertiban, sejumlah warung remang-remang yang dibangun semi permanen memang sudah terlihat dibongkar pengelola atau pemiliknya. Bahkan sebuah warung hiburan berupa karaoke, bangunan dindingnya sudah dibongkar.
Isi di dalam bangunan tersebut yang tersisa hanya sofa-sofa yang biasa dipakai untuk menerima para tamu untuk dilayani para wanita penghibur. Tak terasa suasana mencekam di kawasan tempat hiburan yang telah ada selama 30 tahun lebih itu.(din)
Sumber : .DEMY SANJAYA/TANGSEL POS

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Antisipasi Bentrok Seperti di Lokalisasi Dadap, Polisi dan Tentara Geruduk Alang-Alang"

Posting Komentar