Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Airin: Saya Tegur Keras Pegawai yang Merokok

Airin Rachmy Diany.(DOK)

CIPUTAT – Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany memiliki cara pandang berbeda dengan anggota Pansus DPRD Tangsel yang saat ini sedang menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Airin menilai pengusaha ritel juga perlu diajak bicara jika peraturan tersebut diberlakukan.
“Itu kan baru sebatas Raperda belum disahkan. Maka dari itu perlu duduk bersama, pemerintah, DPRD dan pelaku usaha jika nanti ada penolakan,” kata Airin.
Pansus Raperda Kawasan Tanpa Rokok berencana memasukan usulan perlunya larangan swalayan menjual rokok jika nantinya lahir Perda. Hal ini menurut Pansus, supaya Perda itu tak mandul.
Menurut Airin, apa yang diwacanakan Pansus itu sebagai langkah kritis dari sebuah proses melahirkan payung hukum. Bagi pelanggar akan dikenakan sanki tegas jika nanti ada Perdanya. Perwal sudah dilahirkan yang pasti akan memperkuat aturan yang ada.
“Keras kok di Perwal saja saya tegur kalau pegawai ketahuan merokok, makanya di Perwal kan tidak ada sanksi nanti di Perda akan diatur sanksinya,” tambahnya.
Saat disinggung soal iklan rokok di reklame yang bertebaran di wilayah Kota Tangsel, Airin mengaku akan menunggu perkembangan selanjutnya. Intinya bagaimana masyarakat Tangsel hidup dalam keadaan sehat dan tidak dirugikan dari rokok, di pihak lain pun tidak merasa dirugikan.
“Kami akan lihat perkembangannya yang pasti tujuan adanya Perda itu utamanya untuk wujudkan masyarakat sehat,” paparnya.
Sebelumnya kewaspadaan sudah muncul dari sinyal DPRD, berkaca dari tidak efektifnya penerapan Perda Kawasan Tanpa Rokok di sejumlah daerah, salah satunya di DKI Jakarta, anggota panitia khusus (Pansus) Raperda Kawasan Tanpa Rokok mengusulkan klausul larangan penjualan merokok di Tangsel.
Dalam klausul Raperda yang tengah digodok DPRD Kota Tangsel itu hanya dibatasi titik-titik yang bebas asap rokok, sehingga membuat masayarakat masih bebas mengisap lintingan tembakau tersebut.
“Saya khawatir, jika tetap disahkan dengan formula awalnya, maka Perda itu nantinya akan mandul. Karena banyak daerah di Indonesia yang memiliki Perda Kawasan Tanpa Rokok tetapi, tetap banyak orang yang merokok di sembarangan tempat,” ujar Muhamad Azis, Sekretaris Pansus DPRD Kota Tangsel yang membahas Raperda Kawasan Tanpa Rokok.(din/dra)
Sumber : Tangsel pos

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Airin: Saya Tegur Keras Pegawai yang Merokok"

Posting Komentar