Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Airin: Pemprov Banten Kehabisan Dana Garap Jalan Siliwangi

Sebuah papan protes sebagai penutup jalan yang berlobang dipasang di Jalan Siliwangi, Pamulang, Rabu (11/5).
PAMULANG – Tak kunjung rampungnya perbaikan Jalan Siliwangi Pamulang oleh Pemprov Banten mengundang keprihatinan warga setempat. Baru-baru ini tepat disamping pusat perbelanjaan Pamulang Square terdapat papan bertuliskan perminaan jalan tersebut segera dirapihkan.
Sebuah papan bertuliskan ‘TOLONG!!! BU PERBAIKI BANYAK MAKAN KORBAN LOBANG INI’ ditempatkan di tengah Jalan Siliwangi. Tulisan itu tentunya ditujukan ke Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany. Namun salah sasaran karena, Jalan Siliwangi merupakan kewenangan Pemprov Banten.
Satu dari beberapa orang di pangkalan ojek tak jauh dari lokasi, Roce (45) menceritakan terdapat lobang sekitar 60 centi meter di tengah jalan. Karena sering memakan korban kurang lebih empat kali, akhirnya inisiatif warga muncul memasang papan berisi pesan tersebut.
“Papan sengaja dipasang agar pengendara menghindari lobang sekaligus pesan kepada pejabat Tangsel untuk melihat kondisi jalan yang ada,” tuturnya diamini kawan-kawannya.
Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany menuturkan banyak pengerjaan yang harus diselesaikan di Jalan Siliwangi, Pamulang mulai dari pemindahan tiang listrik sampai proyek pengerjaan jalan. Rapat dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel guna membahas tiang listrik dengan PLN pun terus diupayakan karena kewenangan ada di PLN.
Selain bahas tentang tiang listrik ada yang lebih penting soal kelanjutan pengerjaan proyek jalan oleh Pemprov Banten sebagaimana ditarget selesai Desember 2016 nanti. Pemkot Tangsel sendiri telah melayangkan surat kepada Dinas Bina Marga Provinsi Banten untuk dikebut proyek tersebut.
“Setahu kami tahun 2016 akhir selesai, sebenarnya dengan multiyears kami berharap cepat selesai karena tidak ada lelang-lelang lagi. Biasanya lelang yang memakan waktu lama dalam sebuah pekerjaan proyek,” jelas Airin.
Pada 2015 lalu sebetulnya Pemkot Tangsel telah mewanti-wanti kepada kontraktor proyek Jalan Siliwangi yakni PT Abipraya. Perusahaan itu diminta menyelesaikan proyeknya sesuai target. Ternyata di penghujung tahun tepatnya Desember sempat terhenti karena kekurangan dana.
“Mereka menjawab sanggup dengan catatan kekurangan dana yang diperkirakan 50-60 miliar. Kami mengusulkan ke Pemprov, tapi anggarannya tidak ada karena sudah terpakai untuk kegiatan yang lain,” papar Airin.
Pemkot Tangsel hingga kini belum mengetahui kapan pembangunan Jalan Siliwangi itu dirampungkan. Langkah yang bisa dilakukan adalah mendorong kepada Pemprov Banten segera menyelesaikan pekerjaan yang ada.


“Kebijakan apapun tidak punya kewenangan cuma kami ingatkan kepada Pemprov terkait masalah tersebut, karena pemerintahan kan bukan hanya Pemprov saja tapi, ada Pemkot,”bebernya.(din)
Sumber : DEMY SANJAYA/TANGSEL POS

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Airin: Pemprov Banten Kehabisan Dana Garap Jalan Siliwangi"

Posting Komentar