Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

80 Pemuda Disiapkan Bentuk Kampung Sablon

PAMULANG – Persaingan ekonomi global tidak dapat ditawar lagi setelah lahir Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sejak akhir tahun lalu. Oleh karenanya seluruh lapisan masyarakat diminta sadar dan terlibat, termasuk pihak Kecamatan Pamulang dan Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Waha Mandiri di Jalan Cabe Raya, Pondok Cabe Pamulang.
Kedua belah pihak bekerjasama memberikan pelatihan kepada sebanyak 80 pemuda terdiri dari mahasiswa, karangtaruna dan organisasi kepemudaan lain. “Kita sadari MEA begitu terasa sejak digulirkanya pada Desember tahun lalu banyak produk masuk ke Indonesia termasuk tenaga kerja. Mari kita sadari dan jangan berpangku tangan lakukan apa yang kita bisa kerjakan,” kata Sekretaris Camat Pamulang, Hamdani terkait kegiatan pelatihan tersebut.
Pelarihan yang tengah dilakukan dalam kerjasama itu ialah usaha sablon, selanjutnya bisa membentuk Kampung Sablon agar semakin berkembang seiring persaingan global. “Kegiatan sablon ini diharapkan betul-betul dapat diaplikasikan nanti. Bukan hanya teori semata namun mampu membentuk kampung sablon di Kecamatan Pamulang,” paparnya.
Kegiatan berlangsung selama beberapa hari mulai Selasa-Jumat nanti. Kegiatan pertama sebagai pangantar teori tentang sablon dilanjutkan praktek langsung.
Kasie Kesejahteraan Sosial, Kecamatan Pamulang Wiwik Budi Heryawati selaku penangung jawab kegiatan mengharapkan peserta betul-betul mengimplementasikan apa yang telah diperoleh dalam pelatihan dipraktikan. Sehingga tidak hanya didalam ruangan kelas ilmu didapat namun dibiarkan tanpa ada manfaat.
“Pemerintah tugasnya mendorong anak-anak muda untuk berkreasi. Dari hasil kreasi itu akan muncul peluang usaha mudah-mudahan bisa tumbuh besar,” ujarnya.
Direktur AMIK Wahana Mandiri, Sucipto menuturkan pihaknya siap mendukung program pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia. Perkembangan ekonomi global harus ditopang dari pemerintah, perguruan tinggi dan swasta. “Kami siap untuk bekerjasa sama dengan Pemerintah Kota Tanges. Alhamdulillah kami sudah bekerjasama dengan Kecamatan Pamulang sejak tahun 2014 lalu,” katanya.
Secara serius ia mengatakan jika ingin bersaing dengan ekonomi global, pemerintah setingkat kecamatan harus menyediakan ruangan yang difungsikan untuk bisnis center. Fungsinya untuk pengembangan usaha anak-anak muda. “Cara ini untuk mefokuskan bahwa binaan pemuda berjalan. Melalui bisnis center disana akan banyak pengembangan usaha melalui online seperti pengenalan produk dan perluasan pasar,” Sucipto memberikan saran.
Terlebih jika memang nantinya di buat setiap kelurahan akan semakin baik. AMIK sendiri siap untuk melatih berbagai jenis aplikasi semisal program corel untuk desain berbagai motif salah satunya sablon.
“Jika anak-anak muda dibekali program corel kemudian dikembangkan, bisa juga bidang fotrografi mereka akan banyak dicari orang untuk prewedding . Sekarang era kreatifitas, karena bukan hanya kebutuhan hidup namun ada gaya hidup,” paparnya.(din)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "80 Pemuda Disiapkan Bentuk Kampung Sablon"

Posting Komentar