Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

25 Warga Dadap Positif HIV/AIDS

Illustrasi Net
KOSAMBI — Sebanyak 25 warga yang tinggal di kawasan lokalisasi pelacuran Cheng In Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, positif terjangkit Human Immunodeficiency Virus Infection and Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS).
Hal itu dikatakan Bupati Ahmed Zaki Iskandar kepada wartawan, Kamis (12/5). “Dari 25 orang itu, ternyata sebanyak delapan orang merupakan asli penduduk pribumi Kelurahan Dadap,” katanya.
“Kondisi itu jelas sangat memprihatinkan. Terlebih lagi sebelumnya 44 PSK di lokalisasi prostitusi tersebut juga diketahui positif mengidap AIDS,” imbuh Bupati saat acara peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah di wilayah Kecamatan Mauk, Kamis (12/5).
Bupati menambahkan, ternyata tak hanya Pekerja Seks Komersial (PSK) saja yang menderita AIDS, tetapi sejumlah masyarakat juga terdeteksi terkena penyakit dan bahkan menular kepada anak-anak.
Menyikap realitas itu menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengambil kebijakan tegas akan melakukan pembongkaran lokalisasi Dadap untuk dibangun tempat yang lebih layak.
“Pemkab sebetulnya ingin mengubah kesan kumuh kotor dan tempat prostitusi menjadi tempat yang bersih, islami serta menjadi pusat ekonomi masyarakat Dadap yang lebih baik,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Kosambi Hendra Tarmizi mengatakan, sejak tiga minggu terakhir Puskesmas Kosambi sudah tidak lagi melakukan pemeriksaan terhadap PSK, karena sudah tidak ada lagi wanita tuna susila (WTS) disa na.
Terakhir menurut dia, ada sebanyak 75 WTS yang masih aktif dan empat positif terkena penyakit HIV. Namun sekarang sudah kembali ke kampung halamannya masing-masing. Namun saat ini ada satu anak bayi juga yang masih sering ikut rawat jalan di RSUD Tangerang.
“Saya berharap agar setiap RT dan RW, sebelum warga Dadap menghuni rumah-rumah kontrakan baru terlebih dahulu diperiksa ke puskesmas,” ujarnya.
Hendra menambahkan, tujuan penghuni baru dilakukan pemeriksaan agar diketahui secara persis apakah pendatang itu membawa penyakit atau tidak. Dirinya beserta tim Puskesmas siap melakukan pemeriksaan karena semua alat-alatnya sudah lengkap.
Ia mengaku khawatir kebanyakan WTS yang hidup di kontrakan itu kemudian menjalankan aktivitasnya kembali secara freeland, sehingga memudahkan penyebaran penyakit HIV tersebut.
“Penyakit HIV/AIDS lebih mudah tersebar melalui WTS freeland karena mudah bergaul ke masyarakat,” ungkapnya.
Camat Kosambi Murhadi, mengatakan akan mengintruksikan seluruh perangkat desa mulai dari RT hingga kepala desa maupun lurah agar segera mendata penghuni kontrakan. Tak hanya itu ia juga sangat mendukung program pemerintah agar memberantas penyakit masyarakat.
“Saya harap, bilamana ada penghuni kontrakan baru agar segera melaporkan supaya warga benar benar terbebas dari penyakit HIV,” pungkasnya.(rso)
Sumber ; Tangsel Pos online

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "25 Warga Dadap Positif HIV/AIDS"

Posting Komentar