Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

14 Perempuan dari Dua Kelurahan di Pondok Aren Dilatih Menjahit

Pelatihan menjahit Binaan P2WKSS Pondok Aren.(IRMA PERMATA/TANGSEL POS)

PONDOK AREN – Sebanyak 14 orang yang berasal dari dua Kelurahan binaan program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) diberikan pelatihan menjahit oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana (BPMPPKB) Kota Tangsel, Kemarin.
“Sebanyak 14 peserta berasal dari Kelurahan Pondok Kacang Barat dan Pondok Kacang Timur yang merupakan wilayah binaan P2WKSS diberikan pelatihan menjahit,”ungkap Kasubid Pengarusutamaan Gender dan Kualitas Hidup Perempuan BPMPPKB Kota Tangsel Mercy Apriyanti.
Mercy menjelaskan, BPMPPKB memberikan pelatihan untuk mereka, agar meningkatkan keterampilan pada perempuan melalui keterampilan menjahit.
“Kita bekerja sama dengan Yayasan Bina Bangsa sebagai penyedia instruktur dan sekaligus penyelenggara sertifikasi pelatihan untuk melatih ibu-ibu dari kedua wilayah binaan program P2WKSS,”ungkapnya.
Para ibu-ibu ini diberikan keterampilan menjahit dasar, dari membuat pola, menggunting sekaligus memecah beberapa pola besar, untuk membuat pakaian anak-anak, rok, celana dan kemeja.
Pelatihan ini diberikan selama 10 hari agar mereka bisa terampil, dimulai dari Pukul 7.30 Wib hingga 15.00 Wib.
Dalam pelatihan kali ini, BPMPPKB tidak memberikan bantuan berupa mesin jahit pada tahun ini, karena sesuai denganhasil verifikasi Provinsi Banten. “Bantuan kepada masyarakat diberikan melalui hibah, jadi pelaksanaan pelatihan hanya diberikan sampai kepada peserta diikutkan ujian sertifikasi menjahit dasar,”jelasnya.
Namun untuk ke depannya apabila pelaksanaan pelatihan ini berhasil meluluskan perempuan yg terampil dalam menjahit dan mereka dapat membentuk suatu kelompok usaha bersama, dengan mengajukan proposal tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan mesin jahit sebagai alat utama mereka untuk mendapatkan penghasilan yang lebih bagi keluarganya.

Sementara salah seorang peserta Ani sangat senang dengan adanya pelatihan ini. “Senang bisa belajar membuat pola, dan membuat pakaian anak, semoga saya bisa menerapkan ini dirumah,”pungkasnya.(irm)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "14 Perempuan dari Dua Kelurahan di Pondok Aren Dilatih Menjahit"

Posting Komentar