Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

11 Mei Alang-alang Digusur

SERPONG – Satpol PP Tangsel pastikan akan mengusur lokalisasi prostitusi Alang-alang yang berlokasi di Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong pada 11 Mei. Alang-alang telah menjadi lokasi prostitusi selama 30 tahun.
Alang-alang tidak hanya dikenal warga Tangsel saja, tetapi juga warga Bogor dan Jakarta. Kendati lokasinya di tengah kepungan penduduk namun karena sudah beroperasi puluhan tahun maka dari mulut ke mulut menjalar.
Jarak prostitusi Alang-alang dengan pintu gerbang Kodiklat TNI tak kurang dari 300 meter. Sementara jarak dengan perbatasan Kabupaten Bogor kurang lebih 2 kilometer.
Kepala Satpol PP Tangsel Azhar Syam’un menjelaskan dalam upaya pengusuran lokasi prostitusi telah menempuh komunikasi berkali-kali. Baik dengan warga sekitar, pihak Kodiklat TNI, Polsek Serpong dan Polres Tangsel. Rapat mulai dari tingkat kelurahan sampai kecamatan telah dilalui.
“Rapat tak cukup sekali dua kali, melibatkan semua unsur mulai dari para ulama dan tokoh masyarakat. Terakhir belum lama ini berlangsung rapat di Kecamatan Serpong,” kata Azhar.
Totalnya ada 35 warung prostitusi beroperasi setiap malam selama bertahun-tahun. Tempat yang dijadikan warung prostitusi sebelumnya rumah seperti pada umumnya milik penduduk namun disewakan kepada penyewa dan disalahgunakan.
“Penertiban terhadap Alang-alang tidak serta merta dilakukan begitu saja. Salah satunya kami melayangkan surat pemberitahuan kepada masing-masing pemilik warung dan kafe hingga ke tiga kali. Sesuai rencana penertiban 11 Mei ini,” paparnya.
Dalam upaya pembongkaran, ada saja beberapa perwakilan warga penghuni Alang-alang sementara ditunda. Penundaan sampai nanti mendekati puasa. Satpol PP tak bergeming mengingat telah memberikan toleransi selama 15 hari lamanya sejak surat peringatan ketiga dilayangkan terakhir kali pada akhir April kemarin dengan harapan membongkar sendiri.
“Hingga saat ini kita sudah memberikan penangguhan penertiban selama 15 hari supaya pemilik membongkar sendiri bangunannya. Dan itu sudah ada yang melakukan,” jelasnya.
Pembongkaran ini bertujuan memberantas titik prostitusi agar selaras dengan motto Tangsel sebagai kota cerdas, modern dan religius.
Harapan lain para pekerja bertaubat dan beralih profesi lain dan rencananya jika mereka berasal dari daerah lain akan dipulangkan ke kampung halamannya.
Biro Iklan Tangerang Selatan

“Tujuannya supaya pemilik mengembalikan fungsi bangunan rumahnya seperti semula sebagai rumah tinggal, bukannya dijadikan tempat hiburan. Itu yang selama ini dikeluhkan masyarakat setempat,” tambah pria kelahiran Yogyakarta ini.
Kepala Bidang Ketertiban, Protokoler dan Hiburan Satpol PP Tangsel, Oki Rudianto menambahkan secara serius akan merubah kondisi Alang-alang jadi permukiman penduduk. Tak lagi ada aktifitas tempat hiburan malam warung dan cafe, sebagaimana diharapkan masyarakat sekitar maka dari itu akan terus melakukan pantauan setelah ada penertiban.
“Kalau masalah pelanggaran Perdanya, nanti PPNS yang akan melakukan tindakan. Kami akan lakukan pengawasan secara berkelanjutan,” paparnya.(din)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "11 Mei Alang-alang Digusur"

Posting Komentar