Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

UPAYA OPTIMALISASI PAJAK PARKIR YANG DILAKUKAN OLEH DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA TANGERANG SELATAN

Penulis: Nana Guswara, S.Kom, M.Si (Kepala Seksi Intens dan Ekstens)

Pajak sangatlah penting bagi penerimaan atau peningkatan keuangan daerah untuk mencapai tujuan yang dimaksud. Untuk itu pemerintah harus melakukan berbagai macam strategi, salah satunya dengan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pemungutan pajak daerah. Karena dalam melaksanakan jalannya pemerintahan dan pembangunan disetiap sektor membutuhkan biaya. Kebijakan tentang keuangan daerah yang ditempuh oleh pemerintah pusat agar pemerintah daerah mempunyai kemampuan membiayai pembangunan daerahnya sesuai dengan prinsip daerah otonomi yang bersih dan nyata. Dengan semangat perubahan Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus melakukan optimalisasi Pajak Daerah, melalui Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Tangerang Selatan sebagai dinas yang mempunyai salah satu tugas pokok dan fungsi sebagai pemungut sekaligus pengelola pajak daerah telah melakukan serangkaian kegiatan untuk mengoptimalkan pendapatan yang bersumber dari pajak daerah. Pajak Daerah merupakan salah satu elemen dari Pendapatan Asli Daerah yang potensial. Pajak Daerah ini terdiri dari beberapa macam pajak yang salah satunya adalah Pajak Parkir. Pajak Parkir merupakan pajak yang memiliki kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan keuangan daerah, dan karenanya perlu dilakukan upaya optimalisasi terhadap pemungutannya.
Sejak diterbitkannya Undang-undang Nomor 28 tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, dan Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2010 tentang Pajak Daerah, dengan adanya legalitas tersebut pemerintah Kota Tangerang Selatan berhak dan mempunyai wewenang untuk memungut pajak daerah salah satunya adalah Pajak Parkir. Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Tangerang Selatan telah melakukan serangkaian kegiatan untuk mengoptimalkan pendapatan yang bersumber dari pajak daerah. diantaranya yaitu melakukan Ekstensifikasi dan Intensifikasi pajak parkir, sosialisasi baik itu mengundang para pelaku usaha perparkiran (off street) dan himbauan di media cetak atau online terkait pajak daerah. Peran pemungutan pajak daerah sangat dominan bagi jalannya pembangunan daerah, karena pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah dari masyarakat digunakan untuk kesejahteraan masyarakatnya, dengan demikian maka fungsi pajak sangatlah penting. Dengan melaksanakan manajemen pengelolaan pajak daerah secara maksimal, penataan birokrasi dalam penyelenggaraan pajak daerah, melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, melaksanakan sosialisasi tentang pajak daerah secara periodik khususnya mengenai pajak parkir serta meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan dinas-dinas terkait, akan mempermudah pelaksanaan optimalisasi pajak daerah dalam hal ini pajak parkir.
DPPKAD Kota Tangsel
Dilihat dari 6 (enam) tahun terakhir data realisasi pendapatan yang bersumber dari pajak Pajak daerah, pajak Parkir ikut berkontribusi dalam penerimaan Pendapatan Asli Daerah di Kota Tangerang Selatan, Untuk itu potensi penerimaan pajak parkir harus dapat dimaksimalkan. Data realisasi penerimaan pajak parkir dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2015 terus mengalami peningkatan, dan ini dapat dilihat pada table dan grafik yang ada dibawah ini :
REALISASI PENERIMAAN PAJAK PARKIR
TAHUN
TARGET
REALISASI
PRESENTASE %
2010
2,900,000,000
3,168,079,000
109.24
2011
4,000,000,000
4,808,174,263
120.20
2012
5,500,000,000
7,031,124,058
127.84
2013
7,500,000,000
10,184,452,173
135.79
2014
13,500,000,000
16,983,490,433
125.80
2015
19,000,000,000
19,633,826,119
103.34









TABEL GRAFIK REALISASI PENERIMAAN PAJAK PARKIR
Grafik3Untuk Pajak Parkir Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan Rp. 20.000.000.000 (dua puluh milyar rupiah), dan sampai tanggal 26 April 2016 sudah terealisasi Rp. 6.691.623.122 (Enam milyar enam ratus sembilan puluh satu juta enam ratus dua puluh tiga ribu seratus dua puluh dua rupiah), atau sudah 33,46 % dari target yang ditetapkan pada APBD murni tahun 2016 Kota Tangerang Selatan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan  masih  perlu melakukan terobosan dan inovasi yang dapat meningkatkan pendapatan dari sektor pajak parkir dalam rangka optimalisasi pemungutan pajak parkir, yang tentunya disesuaikan dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Strategi lain yang di implementasikan oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Tangerang Selatan untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pemungutan pajak parkir, yaitu :
1.Intensifikasi dan Ekstensifikasi Penggalian Potensi Pajak Daerah
Untuk mewujudkan peningkatan penerimaan pendapatan daerah dari sektor pajak daerah khususnya pajak parkir, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Tangerang Selatan melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah Kegiatan intensifikasi adalah kegiatan untuk menggali potensi yang sesungguhnya dari Wajib Pajak. Sedangkan kegiatan ekstensifikasi adalah untuk menjaring wajib pajak baru dari potensi pajak daerah yang ada di Wilayah Administrasi Kota Tangerang Selatan. Sehingga dengan kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pajak daerah.
2.Pengawasan dan Pemeriksaan terhadap Wajib Pajak Parkir secara Berkala
Terhadap para wajib pajak yang ada, khususnya untuk wajib pajak parkir atau wajib pajak dengan pembayaran self assesment, dilakukan pengawasan dan pemeriksaan secara berkala. Pemeriksaan pajak daerah terhadap wajib pajak dimaksudkan untuk menguji sekaligus meningkatkan kesadaran pemenuhan kewajiban perpajakan daerah masing-masing wajib pajak. Diharapkan melalui kegiatan Pemeriksaan Pajak Daerah ini para Wajib Pajak akan membayar tepat waktu dan tepat jumlah sehingga dapat meningkatkan Pajak Daerah secara signifikan.
3.Sosialisasi Pajak Daerah kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan secara Berkala
Sosialisasi Pajak Daerah oleh DPPKAD diberikan untuk para wajib pajak, para aparatur pemerintah di lapangan serta masyarakat Kota Tangerang Selatan secara umum. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pajak daerah khususnya pajak parkir, sehingga kesadarannya membayar pajak akan bertambah dan pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pajak daerah. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:
Sosialisasi Tatap Muka, Sosialisasi ini dilakukan dengan memberikan pemaparan secara langsung kepada para pengusaha, para wajib pajak, para aparat pemerintah dan masyarakat pada umumnya.
Sosialisasi Media Massa, Sosialisasi ini selain sosialisasi tatap muka, sosialisasi juga dilakukan dengan memasangnya pada media massa baik lokal maupun regional. Sosialisasi dilakukan secara periodik materi mengenai pajak daerah. Sasaran dari kegiatan ini khususnya adalah masyarakat luas yang ada di Wilayah Kota Tangerang Selatan yang menjadi pembaca dari media tersebut.
Sosialisasi Media Elektronik, Sosialisasi melalui Media On Line juga dilakukan dalam rangka meningkatkan pemahaman kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang Selatan, sosialisasi ini berisikan informasi terkait pajak daerah.
4.Penerapan On Line Sistem Pelaporan Data Transaksi Usaha Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan dan Pajak Parkir
Semenjak tahun 2014, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui DPPKAD telah melakukan penerapan online sistem pelaporan omset untuk wajib pajak hotel, restoran, hiburan dan parkir. sampai dengan akhir tahun 2015, telah dilakukan uji coba pemasangan alat tapping box terhadap 30 Wajib Pajak.
5.Pengembangan aplikasi e-SPTPD
e-SPTPD adalah suatu aplikasi yang dibangun berbasis web yang diperuntukkan bagi para wajib pajak sebagai pelaporan kewajiban pajak secara online yang terkoneksi secara real time dengan Sistem Informasi Pajak Daerah (SIMPATDA) yang telah berjalan di DPPKAD. Sistem e-SPTPD diarahkan pada pajak yang bersifat self assessment, dan untuk sementara sistem ini sudah bisa digunakan untuk pelaporan Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan dan Pajak Parkir.
Pada kesempatan ini Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan aset Daerah Kota Tangerang Selatan menghimbau kepada para pelaku usaha parkir (Off Street) untuk melaksanakan kewajiban perpajakan daerahnya dalam hal ini pajak parkir dengan mengacu kepada Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 7 tahun 2010 tentang Pajak Daerah.(*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "UPAYA OPTIMALISASI PAJAK PARKIR YANG DILAKUKAN OLEH DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA TANGERANG SELATAN"

Posting Komentar