Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Tangsel, Sang Juara Umum

SERANG – Untuk kali ketiga, Kota Tangsel sukses menjadi juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Banten. Pada pelaksanaan tahun ini di Kota Serang sejak 7 sampai 11 April, kafilah dari kota hasil pemekaran dengan Kabupaten Tangerang ini meraih nilai tertinggi dengan 116 poin.
Berdasarkan pengumuman dewan hakim, semalam, ebanyak 116 poin Kota Tangsel itu diraih dengan mengumpulkan 16 keping emas dan masing-masing sembilan perak serta perunggu. Tempat kedua diduduki tuan rumah Kota Serang dengan perolehan 90 poin. Sedangkan posisi ketiga ditempati Kabupaten Serang yang meraih 86 poin.
Kabupaten Lebak dengan torehan 60 poin berhak di peringkat keempat, disusul Kabupaten Serang dengan 34 poin di posisi kelima serta Kabupaten Pandeglang yang membawa pulang 26 poin di peringkat keenam. Sementara Kota Tangerang finish di peringkat ketuhuh karena merebut 21 poin dan posisi juru kunci diduduki Kota Cilegon yang mengumpulkan delapan poin.
Di pawai taaruf yang dilaksanakan pada 7 April lalu di Alun-alun Kota Serang, para kafilah Kota Tangsel merebut peringkat kedua dalam penilaian sedangkan, juara pertama diboyong Kota Serang dan Kabupaten Tangerang juara ketiga.
Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Tangsel, Abdul Rojak mengatakan dari 58 emas yang diperebutkan, kafilah Tangsel memperoleh 16 emas. Disusul Kota Serang 11 emas, Kabupaten Serang sembilan emas, dan Kabupaten Lebak juga sembilan emas.
“Cukup berat memang melawan tuan rumah. Tapi kerja keras semua tim dan kafilah akhirnya mampu menjadi juara umum,” kata Rojak.
Atas kesuksesan itu, Pemkot Tangsel sendiri telah menyiapkan umroh gratis bagi kafilah yang menjadi juara khususnya mendapatkan emas. Tradisi pemberian hadian bagi kafilah memang sudah setiap tahun dilakukan. “Tahun ini ada 16 orang yang akan berangkat umroh, tahun sebelumnya memberangkatkan sekitar 23 orang,” tambahnya.
Selain memberikan hadiah umroh bagi peraih emas, ada hadiah uang bagi peraih perak sebesar Rp 15 juta dan perunggu Rp 10 juta. Hadiah ini bagian dari satu penghargaan dari Pemkot kepada para kafilah. “Meski tidak menjadi juara satu di pawai taaruf namun, masuk tiga besar,” terang Rojak.
Ketua LPTQ Kota Tangsel, Muhammad Sobron Zayyan menjelaskan setelah melalui berbagai perlombaan dengan perjuangan cukup berat akhirnya membuahkan hasil memuaskan. “Alhamdulillah kita mendapatkan juara umum berkat kerjakeras dan kekompakan. Ini menandakan bahwa solidaritas dalam membina LPTQ cukup berhasil,” katanya.
Diharapkan kemenangan ini bukan akhir dari segalanya tapi, bagaimana implementasi kepada masyarakat itu terasa. Hal ini untuk mendukung salah satu motto Kota Tangsel yakni, religious. Maka dari itu perlu diterapkannya Kota Tangsel mengaji dan gemar membaca Al Quran.
“Terpenting adalah dampak daripada keberhasilan juara umum ini dapat menjadikan warga Tangsel memiliki ruh dalam menerapkan Al Quran dalam hidup keseharian. Selain itu juga mengindikasikan LPTQ berjalan cukup baik dalam pembinaan,” pesannya.
Gelar juara umum kali ini merupakan kali ketiga yang diraih Kota Tangsel. Sebelumnya di 2010 dan 2015, kota pimpinan Walikota Airin Rachmi Diany ini juga meraih juara umum. Sedangkan posisi runner up direbut berturut-turut pada 2011, 2012, 2013, dam 2014.(din)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tangsel, Sang Juara Umum"

Posting Komentar