Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Jokowi: Alibaba Sudah Masuk ke Indonesia

BSD – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap para pengusaha kecil dilibatkan dalam E-Commerce. Hal itu diungkapkannya saat membuka Indonesia E-Commerce Summit and Expo (IESE) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, kemarin.
“Saya harap ada ide ide baru dari anak muda pelaku E–Commerce agar digunakan membantu saudara-saudara kita yang ingin menjual produknya seperti petani, pedagang, dan pelaku UKM dan semua produk dari kampung-kampung serta pelosok untuk disambungkan,” ujar Jokowi.
Jokowi menekankan agar Indonesia harus mengejar ketertinggalan di bidang bisnis berbasis online. “Memang dalam era digital ini sangat cepat sekali. Setiap menit, setiap detik berubah,” kata Jokowi.
Jokowi kemudian menceritakan hasil kunjungannya ke Silicon Valley, San Francisco Amerika serikat beberapa waktu yang lalu. Saat ia mengunjungi beberapa perusahaan digital di Silicon Valley, presiden semakin sadar bahwa Indonesia masih tertinggal jauh dari negara-negara lain.
“Saya kaget saat masuk ke Silicon Valley, begitu masuk saya merasakan kita sangat tertinggal jauh sekali. Saat itu juga saya putuskan pulang ke Indonesia kita harus bergerak, tidak ada waktu lagi, kalau tidak kita betul-betul tertinggal,” tegas mantan gubernur DKI Jakarta ini.
Presiden kemudian menceritakan kekagumannya saat ia berkesempatan mengunjungi kantor Plug and Play, perusahaan yang khusus menyiapkan perusahaan Startup. Jokowi berpesan agar perusahaan E-Commerce di Indonesia diperbanyak dengan menyiapkan perusahan inkubator yang handal. “Pak Menteri, saya titip startup ini disiapkan betul-betul,” pesan Jokowi ke Menkominfo Rudiantara.
Disamping itu, Jokowi mengatakan bahwa dirinya telah mendengar kabar tentang salah satu raksasa E-Commerce asal Cina yakni, Alibaba menguasai saham perusahaan E-Commerce yang lumayan tenar di Indonesia.
Menurut Jokowi, hal tersebut menandakan dunia internasional menyadari potensi besar digital ekonomi Indonesia. “Saya dengar Alibaba sudah masuk dan ini menjadi peringatan kita semua bahwa dari luar sudah melihat potensi kita ini besar. Potensi digital ekonomi kita besar sekali, ini opportunity besar,” tambah Jokowi.
Menurutnya, masuknya Alibaba harus menjadi cambuk bagi pelaku E-Commerce Indonesia. Persaingan di dunia usaha digital akan semakin berat, akan tetapi Presiden sangat yakin jika para pengusaha Indonesia akan sanggup menghadapi persaingan itu.
“Dunia persaingan dan kompetisi memang kejam tapi, itu tantangan yang harus dihadapi. Nggak apa-apa nanti ada beberapa yang bergabung,” jelas pria murah senyum ini.
Oleh sebab itu, Indonesia harus bisa melahirkan perusahan digital ekonomi yang baru. Sebagai gambaran, Thailand sudah menggelontorkan dana sekitar Rp 7 triliun khusus untuk menyiapkan dan melahirkan pengusaha di bidang digital ekonomi.
Sementara, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (IDEA) Daniel Tumiwa memapaparkan kegiatan pertama dan terbesar ini mempertemukan pelaku usaha E-Commerce di Indonesia dimaksudkan untuk meningkatkan perekonomian dengan dapat dibantu oleh pemerintah, para pemegang saham dan juga konsumen di tanah air.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memunculkan pelaku usaha digital dengan perkembangan saat ini yang semakin pesat,” terangnya.
Kegiatan yang dihadiri dari 72 pembicara, 150 ekshibitor dalam dan luar negeri, delegasi, dan juga 1.350 peserta serta 5.000 pengunjung ini diharapkan dapat memunculkan pelaku usaha digital yang sukses, berhasil membaca peluang dan membangun mimpinya seperti contohnya Fahrudin si penjual mainan online.
Perjalanan E-Commerce sejak 1994 hingga saat ini begitu pesat. Selain didukung dengan permintaan pasar dan dukungan pemerintah melalui dikeluarkannya UU ITE dan pencanangan revolusi digital di tahun lalu oleh Presiden Joko Widodo.
Sementara, Gubernur Banten Rano Karno menegaskan bahwa dukungannya terhadap perkembangan E-Commerce di Indonesia khususnya di Banten. Pasalnya, populasi penduduk di Banten sudah mencapai 12 juta, apabila saat ini diasumsikan terdapat 30 persen yang menggunakan Informasi dan Teknologi (IT) dengan E-Commerce potensinya sangat besar apalagi dengan jangkauan kawasan ekonomi khusus yang akan ada di Banten akan meningkatkan jumlah kunjungan.

“Momen yang sangat tepat dan baik untuk memulai startup di E-Commerce, untuk itu benar apa yang dikatakan oleh Pak Jokowi harus ada keberanian untuk memulai, kapasitas sebagai provinsi kami akan dukung perkembangannya,” pungkasnya.(cr7)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Jokowi: Alibaba Sudah Masuk ke Indonesia"

Posting Komentar